NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Internasional

'Pilot error' disalahkan atas kecelakaan pesawat di Kathmandu

Senin, 12 /03/ 2018 23:44:38 4596 Pembaca  

Tim penyelamat Nepal berdiri di dekat sebuah pesawat penumpang dari Bangladesh yang jatuh di bandara di Kathmandu [AP]
Tim penyelamat Nepal berdiri di dekat sebuah pesawat penumpang dari Bangladesh yang jatuh di bandara di Kathmandu [AP]

Transsulawesi.com, Kathmandu, Nepal -- Sedikitnya 49 orang tewas ketika sebuah pesawat Bangladesh membawa lebih dari 70 orang jatuh dan terbakar saat mendarat di ibukota Nepal, Kathmandu.

Seperti dilansir transsulawesi.com dari situs AL JAZEERA NEWS, Manoj Neupane, juru bicara kepolisian Nepal, mengatakan setidaknya 40 orang tewas ketika pesawat AS-Bangla Airlines mendarat darurat pada hari Senin (12/3). Sembilan lainnya meninggal di rumah sakit.

Sedikitnya 22 penumpang sedang menjalani perawatan di berbagai rumah sakit di kota tersebut, katanya.

Raj Kumar Chhetri, manajer umum di Bandara Internasional Tirubhavan (TIA), mengatakan pesawat tersebut tergelincir setelah mencoba mendarat di arah yang salah.

"Ruang kontrol telah memberi izin untuk mendarat dari ujung selatan, tapi mendarat dari sisi utara setelah melakukan beberapa putaran di langit," katanya.

Dalam press briefing, Imran Asif, CEO US-Bangla Airlines, mengatakan pilot pesawat terbang, Abid Sultan, terluka dan sedang menjalani perawatan.

Asif mengatakan bahwa perusahaan penerbangan tersebut menduga bahwa kecelakaan tersebut disebabkan oleh "miskomunikasi" antara pilot dan menara kontrol di bandara.

"Ada video di Youtube, yang menunjukkan percakapan antara pilot dan menara kontrol. Dengan mendasari itu, kami membuat asumsi ini," katanya.

Sementara itu, Perdana Menteri Nepal K P Sharma Oli telah menghubungi Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina untuk "mengungkapkan kesedihan" atas insiden tersebut. (SF)

 

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan