NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

EKONOMI

Peternak Kepiting budi daya di Parigi masih terkendala akses pasar

Sabtu, 03 /03/ 2018 14:44:00 4467 Pembaca  

Pekerja mengumpulkan kepiting hasil panen di tambak. (ANTARA | YUSRAN UCCANG)
Pekerja mengumpulkan kepiting hasil panen di tambak. (ANTARA | YUSRAN UCCANG)

Transsulawesi.com, Parimo -- Produksi budidaya kepiting atau `crab ball` di Parigi Moutong (Parimo) cukup mengembirakan, setidaknya untuk setiap pemanenan para peternak bisa menjual Rp100.000 sampai Rp 150.000, per ekornya. Namun kendala utama yang dirasakan  peternak saat ini adalah akses pasar yang masih berputar disegmen lokal.

Dikatakan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Parigi Moutong, Sabaruddin Kilis seperti dilansir antarasulteng.com, sekalipun produksi crab ball cukup memadai tapi penjualan masih berjalan ditempat. “Biasanya konsumen langsung datang ke tempat budi daya," kata Sabaruddin di Parigi, Jumat kemarin.

Padahal dari dinas kelautan setempat, diperkirakan lahan tambak pengembangan crab ball sudah mencapai delapan ribu hektare. Itu juga ditopang dengan ketersediaan bakau sebagai habitatnya.

Adapun rambahan penjualan, dikatakannnya,  setiap panen para peternak menjual hasil kepada pengusahan restoran di Kota Palu dan sekitarnya. "Satu ekor kepiting berukuran besar biasanya dijual Rp100.000 sampai Rp 150.000," katanya.

Menurut Sabarudin, jika ditunjang dengan pemasaran yang luas, maka dipastikan peternak bisa mendapat omzet yang jauh lebih baik.

Olehnya tahun ini Pemkab Parigi Moutong akan melakukan promosi untuk meningkatkan daya jual sehingga permintaan pasar meningkat.

Lebih lanjut Sabaruddin menjelaskan, pengembangan budi daya crab ball ini pihaknya akan bekerja sama lintas sektoral antara Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan desa setempat.

Ketiga instansi ini akan bersinergi melakukan berbagai hal untuk mematangkan proses perencanaan agar pengembangan budi daya kepiting itu meningkat.  (syf)

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan