NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Metro Sulawesi

KPK Periksa Wali Kota Kendari, PAN Masih Pantau Situasi

Rabu, 28 /02/ 2018 16:41:27 3817 Pembaca  

Mapolda Sultra menjadi tempat pemeriksaan para pihak yang terlibat
Mapolda Sultra menjadi tempat pemeriksaan para pihak yang terlibat

Transsulawesi.com, Kendari -- Wali Kota Kendari, Adriatma Dwi Putra dan calon Gubernur Sultra, Asrun yang sama-sama kader PAN ditangkap KPK dengan status sebagai terperiksa.

Pihak DPP PAN menjelaskan tengah memonitor situasi yang menjerat kadernya itu sebelum bersikap. "Saya belum dapat informasi lengkap. Kami minta pengurus DPW (Dewan Pimpinan Wilayah PAN Kendari) memonitor situasi di sana karena tidak ada kata-kata penahanan atau penangkapan. Info yang kami dapatkan masih dini," ujar Sekjen PAN Eddy Soeparno kutip detik.com, Rabu (28/2/2018).

Menurutnya DPP PAN akan memberikan pernyataan lebih jauh saat ada keterangan resmi dari KPK.

"Kami tetap memonitor situasi sebelum menentukan sikap dalam arti apakah ini betul-betul merupakan penangkapan atau tidak," kata Eddy.

Selain Adriatma dan Asrun, KPK juga menangkap seorang pengusaha di Jl. Syech Yusuf bersama beberapa orang lainnya. 

Sementara itu Kabid Humas Polda Sultra AKBP Sunarto, membenarkan soal kegiatan KPK itu, termasuk konfirmasi mengenai ADP dan Asrun yang sedang diperiksa. Mapolda Sultra menjadi tempat pemeriksaan para pihak yang terlibat.

"Jadi ada kegiatan, yang merupakan agenda KPK. Tentunya ini sepenuhnya agenda dari KPK ya. Polda Sultra siap membantu KPK apabila dibutuhkan lebih lanjut.”

“Iya benar ada pemeriksaan di dalam. Yang diperiksa adalah ADP dan Asrun. kami hanya memfasilitasi, tapi yang melakukan pemeriksaan itu KPK," terang Sunarto.

KPK belum bisa dikonfirmasi mengenai detail penangkapan ini. Yang jelas, para pihak yang tertangkap masih berstatus sebagai terperiksa. KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang ditangkap. 
(rn/syf)

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan