NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

REGIONAL

Dari Bangsal RSUD, Herbalis Louis sampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada IDI

Jum'at, 23 /02/ 2018 17:17:18 3045 Pembaca  

Abdullah Louis pakar herbalis, siang tadi didampingi kuasa Hukumnya melakukan konfrensi pers langsung dari bangsal RSUD Luwuk.
Abdullah Louis pakar herbalis, siang tadi didampingi kuasa Hukumnya melakukan konfrensi pers langsung dari bangsal RSUD Luwuk.

Transsulawesi.com, Luwuk –Abdullah Louis pakar herbalis yang berstatus tahanan polisi, siang tadi didampingi kuasa hukumnya Supriadi L, SH melakukan konfrensi pers langsung dari bangsal RSUD Luwuk. Di ruang Anggrek, Louis menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Banggai.

“Bahwa dengan adanya permasalahan ini saya mohon maaf kepada Ikatan Dokter Indonesia selaku pelapor,” ungkap Louis. Dan ia pun berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatan seperti yang telah dilaporkan IDI Banggai,”Baik saat ini ataupun (nanti ) setelah dicabutnya laporan polisi tersebut.”

BACA : IDI Banggai Janji Cabut Laporan Seusai Konfrensi Pers Permohonan Maaf dari Herbalis

Sebelumnya, Louis dilaporkan pihak IDI atas dugaan pencatutan nama organisasi serta indikasi melanggar ketentuan praktek pengobatan. Louis sempat menjalani penahanan di Mapolres Banggai sebelum kemudian dibawa ke RSUD untuk menjalani perawatan karena sakit parah.

Masih dengan infuse ditangan ia menjelaskan pernyataan serta permohonan maaf yang ia lakukan semata mata karena keinginan dari diri sendiri, “Tidak ada paksaan dari pihak manapun juga.” Kata Louis. Sehingga ia pun sangat berharap dengan dilakukannnya konfrensi pers terebut dapat menjadi bagian dari upaya penyelesaian antara dirinya dan pihak IDI.

Dalam penyampaian maafnya, tampak hampir semua media cetak, Tv dan elektronik di kabupaten Banggai hadir melakukan peliputan.

Dari awal hingga akhir konfrensi, Louis tampak berupaya tegar dengan duduk menghadap dihadapan kamera dan sesekali berusaha menjawab sejumlah pertanyaan wartawan dengan setenang mungkin. Namun ia tidak dapat menyembunyikan rasa nyeri yang mendera bagian belakang tubuhnya. Ini akibat penjepitan syaraf akut. (sam)

 

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan