NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Peristiwa

Dilaporkan Hilang, Bocah di Biak Ditemukan Tewas Dibawah Gardu Listrik

Selasa, 20 /02/ 2018 18:28:16 8289 Pembaca  

Rado Jubi
Rado Jubi

Transsulawesi.com, Luwuk -- Nasib nahas menimpa Rado Jubi, bocah 10 tahun, anak pasangan Udin-Darna. Rado, yang sempat dinyatakan hilang selama tiga hari, akhirnya ditemukan sudah tidak bernyawa.

Bocah berkepala plontos tersebut ditemukan meninggal dengan posisi tertelungkup menyerupai gerakan sujud dibawah gardu listrik Desa Biak, Kecamatan Luwuk Utara, Banggai, Sulawesi Tengah pada Selasa, 20 Pebruari, sore tadi.

Menurut Apriyani (32) salah satu warga yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian mengatakan proses penemuan jasad Rado sangat mengagetkan warga sekitar.

Bahkan katanya banyak pengendara berhenti untuk sekedar menyaksikan kondisi terakhir bocah malang ini. Ia pun mengaku baru mengetauhi setelah warga sekitar berkumpul di tempat kejadian perkara. “ Kebetulan saya tinggal dekat situ, jadi gitu liat orang so rame (di TKP) langsung basusupo.” Kata Yani. “Kejadian sekitar jam setengah empat bagitu (15.30 Wita)”.

“Semoga orang tua dan keluarga diberikan kesabaran,” imbuhnya bersimpati.

Upaya Pencarian

Dari informasi yang dihimpun transsulawesi.com, sejak peristiwa hilangnya Rado Jubi pada Minggu (18/02) hingga akhirnya ditemukan sore tadi kini masih menyisakan tanda tanya. Pasalnya, upaya pencarian kepada Rado sempat melibatkan warga dan anggota polisi serta Mapala, tapi tidak membuahkan hasil.

Hingga kemudian pencarian kembali dilanjutkan pagi tadi dengan melibatkan delapan personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Luwuk yang didukung satu unit Rescue Car, satu unit motor trail beserta peralatan pendukung lainnya.

Menurut Humas Basarnas Sulteng Fatmawati di Palu, hilangnya Rado terjadi pada waktu subuh. “Sekitar pukul 04.30 Wita, Darna ibu korban tidak lagi melihat anaknya di tempat tidur,” ujarnya.

Darna sempat berpikir anaknya pergi mencari mangga bersama teman seumurannnya. Tapi ketika dicek hal itu tidak ada.

Sementara itu tambah Fatma Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu sendiri baru menerima laporan tentang kejadian tersebut pada Selasa siang dari Kepala Desa Biak, Mustofa.

Hingga kemudian Mohammad Rifaldi selaku Kepala Sub Seksi Siaga dan Operasi Pencarian dan Pertolongan Palu mengerahkan  personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Luwuk ke lokasi hilangnya korban

Hingga berita ini diturunkan, belum diketauhi pasti penyebab meninggalnya bocah empat bersaudara ini, tapi dugaan sementara terkena sengatan listrik . Saat ini sedang dilakukan Visum terhadap korban untuk mencari tanda penyebab kematian. (syf)

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan