NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

REGIONAL

Panwaslu Banggai Komitmen Menolak dan Melawan Politik Uang

Kamis, 15 /02/ 2018 04:57:22 194 Pembaca  

 Para mahasiswa dan pelajar menengah atas selaku calon pemilih pemula hadir dalam kegiatan deklarasi tolak politik uang./ Foto: abay transsulawesi.com
Para mahasiswa dan pelajar menengah atas selaku calon pemilih pemula hadir dalam kegiatan deklarasi tolak politik uang./ Foto: abay transsulawesi.com

Transsulawesi.com, Luwuk - Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Banggai menyatakan komitmennya untuk menolak dan melawan politik uang dan politisasi Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA) dalam penyelanggaraan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Komitmen itu dinyatakan dalam Deklarasi yang disampaikan di Aula Kantor Kecamatan Luwuk.

“Dalam penyelenggaraan pemilu 2019 (nanti), perlu ada kesadaran bersama tentang anti  dan tolak politik uang atau transaksional, serta bebas dari politisasi yang mengarah ke Sara,” kata Welly Ismail Ketua Komisioner Panwaslu Banggai. Rabu (14/02/18).

Menurutnya, untuk mendukung pelaksanaan terciptanya pesta demokrasi yang jujur dan adil, Bawaslu dan Panwaslu akan bekerja sama dengan harapan dapat terlaksananya pemilu bersih dan berkomitmen.

“Deklarasi ini juga sebagai bentuk sosialisasi dan dibuat untuk menjadi komitmen bersama antar parpol, rakyat dan lembaga lainnya," jelas Welly.

Jalannya Deklarasi

Seperti yang dilaporkan dari lokasi acara  Jalan Letjen Sutoyo Nomor 1, Luwuk.  Selain diikuti perwakilan parpol terdaftar, deklarasi Rabu (14/02/18) kemarin dihadiri pula sejumlah perwakilan baik dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Lembaga Pemantauan Pemilu, maupun perwakilan mahasiswa dan pelajar menengah atas selaku calon pemilih pemula.

Sementara dari pimpinan dan pengurus partai yang tampak hadir di antaranya adalah Pimpinan dan pengurus PDI-P, Nasdem, PKS, PBB, PKB, Perindo, PSI, Hanura, Gerindra, PPP, dan Demokrat. Tak luput pula pihak terkait yakni unsur Forkopimda Banggai serta jajaran DanPos-AL.

Sesaat kemudian sebelum melakukan konvoi keliling kota Luwuk, para anggota dan komisioner Panwaslu serta seluruh undangan membubuhkan cap dan tanda tangan diatas kanvas sepanjang 10 meter, ini dilakukan sebagai bentuk nyata sepakat dalam komitmen bersama sesuai yang d deklarasikan.

Salah satu poin yang dibacakan bersama adalah “Ancaman besar bagi yang melakukan politik uang, ancamannya adalah hancurnya tatanan demokrasi dan kedaulatan rakyat serta NKRI”. (abay)

 

Komentar

#HEADLINE

PHE dan Medco E&P Indonesia Tandatangani Perjanjian Jual Beli Gas dengan PLN
BERITA TERKINI
BERITA PILIHAN

Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan