NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

REGIONAL

Hari ke Lima, Warga Nambo Yang Hilang Belum Ditemukan

Sabtu, 10 /02/ 2018 23:23:09 811 Pembaca  

Upaya pencarian Rusnia Taiya umur 56 Tahun warga Desa Padungnyo yang hilang beberapa hari lalu kembali dilakukan oleh Kapolsek Kintom Ipda Deki Wahyudi, SH bersama anggotanya, Sabtu (10/2/2018).
Upaya pencarian Rusnia Taiya umur 56 Tahun warga Desa Padungnyo yang hilang beberapa hari lalu kembali dilakukan oleh Kapolsek Kintom Ipda Deki Wahyudi, SH bersama anggotanya, Sabtu (10/2/2018).

Transsulawesi.com, Nambo -- Upaya pencarian Rusnia Taiya umur 56 Tahun warga Desa Padungnyo yang hilang beberapa hari lalu kembali dilakukan oleh Kapolsek Kintom Ipda Deki Wahyudi, SH bersama anggotanya, Sabtu (10/2/2018).

Polsek Kintom yang dibantu oleh Anggota TNI dari Kompi C yang dipimpin Danramil kintom Kapten. Inf Ramli dan Basarnas terus melakukan pencarian terhadap korban yang hilang.

Upaya pencarian terhitung telah masuk pada hari ke lima dalam pencariannya. Pencarian  juga di bantu oleh satuan Brimob, BPBD, Mapala Untika dan Unismuh.

Sebanyak dua tim dikerahkan mencari korban yang hilang.

Tim pertama menyusuri bagian perkebunan milik korban dan mengarah turun ke perkampungan Mendono Kecamatan Kintom.

Sementara itu tim kedua menyusuri tempat awal korban hilang berada yakni Padang langkoyang Desa Sayombongin Kecamatan Nambo, kemudian di lanjutkan dengan menyusuri bagian pinggiran sungai Mendono dan mengarah turun ke perkampungan Mendono.

Memasuki hari ke lima pencarian korban hilang belum juga di temukan, sehingga pihak Basarnas bersama unsur terkait telah berkoordinasi dgan pihak keluarga bahwa tanda - tanda hilangnya korban atau jejak jejak korban belum di temukan.

Dalam pencarian tersebut turut serta masyarakat Desa Sayombongin, Padungnyo, Mendono sebanyak 100 orang dan tenaga kesehatan dari Akper juga ikut turut membantu dalam pencarian tersebut.

Tim basarnas bersama unsur terkait telah memustuskan dan berkesimpulan bahwa pencarian korban hilang sudah berakhir yakni pencarian dari tim basarnas beserta unsur terkait sudah di nyatakan selesai.

Walaupun begitu, pihak basarnas bersama unsur terkait tetap memonitoring perkembangan. Dan jika masyarakat setempat menemukan tanda tanda atau jejak korban hilang agar supaya melaporkan kepada tim basarnas beserta unsur terkait.

Menurut sejumlah sumber yang dihimpun transsulawesi.com, Suami Rusnia pergi meninggalkan korban karena hendak mengambil perlengkapan berkebun yang tertinggal dirumah mereka. Namun, sekembalinya dari rumah ia tidak lagi menemukan istrinya.

Suami Rusnia pun langsung meminta pertolongan kepada warga dan melaporkan kejadian yang dialaminya itu kepada unsur desa setempat, pencarian pun dilakukan hingga petang kemarin tapi belum membuahkan hasil.

(Mhr)

 

Komentar

#HEADLINE

Tiga kabupaten di Sulteng bakal nikmati BBM satu harga
BERITA TERKINI
BERITA PILIHAN

Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan