NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Metro Sulawesi

Pemeriksaan Berlanjut Terhadap Pasangan Polisi Buol yang Kepergok Mesum di Aspol

Jum'at, 09 /02/ 2018 12:00:15 1831 Pembaca  

ilustrasi mesum
ilustrasi mesum

Transsulawesi.com, Buol - Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Sulteng) membentuk tim khusus dari Profesi dan Pengamanan (Propam) guna penyidikan lanjut terhadap dua oknum anggota polisi yang kepergok mesum di asrama polisi Polsek Momunu. “Tim propam sudah ke Polres Buol,” kata AKBP Hery Murwono, Kamis (8/2/2018). Sejauh ini belum ada sanksi yang dijatuhkan kepada pelaku karena masih dalam proses pemeriksaan.

Sebelumnya penggerebekan terhadap keduanya terjadi pada Sabtu (3/2) pekan lalu, dimana Polres Buol menerima informasi adanya anggota Polri atas nama Bripka YBN jabatan Kanit Reskrim Sektor Momunu Resort Buol, membawa seorang perempuan ke dalam rumah dinas. Kemudian malam harinya, anggota Sipropam Polres Buol yang dipimpin Ipda Jaozi menggrebek rumah yang ditempati Bripka YBN.

Pada saat itulah, petugas menemukan oknum anggota Bripka YBN bersama dengan seorang perempuan yang diketahui bukan istri Bripka YBN, dalam keadaan tidak mengenakan pakaian sama sekali dan sedang berada di dalam kamar mandi.

"Benar telah diamankan dua oknum anggota Polri laki-laki dan perempuan, yang diduga telah melakukan hubungan suami istri tanpa adanya ikatan pernikahan," jelas Hery sebelumnya seperti dikutip Antara, Senin (5/2).

Dia mengatakan, Polda Sulteng akan bertindak tegas terhadap kedua oknum tersebut. Hal itu kata dia sangat penting untuk disampaikan, mengingat bahwa segala upaya pembinaan telah dilakukan baik secara rutin maupun insidentil.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui perempuan itu seorang oknum Polwan bernama Bripda YM yang berdinas di Direktorat Tahti Polda Sulteng," ujarnya.

Menurut Hery, tidak ada yang ditutup-tutupi terkait kasus tersebut. Dia menegaskan Polda Sulteng tetap akan berdiri tegak walaupun tanpa ada dua oknum anggota tersebut didalamnya.

Bahkan bila dinilai sudah tidak dapat lagi dipertahankan atau tidak layak lagi sebagai anggota Polri, maka Polda Sulteng tidak segan-segan memberhentikan keduanya. Namun tetap diproses melalui aturan yang berlaku.

"Kami akan proses sesuai ketentuan yang berlaku," kata Hery. (syf)

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan