NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

REGIONAL

Selamatkan Nyawa Warga Miskin, Herbalis dilaporkan IDI Banggai ke Kepolisian

Rabu, 07 /02/ 2018 13:34:19 8732 Pembaca  

Abdullah Louis (48) ahli pengobatan herbal yang beralamat di Jalan Bandeng Kelurahan Maahas, Kabupaten Banggai kini mendekam dibalik jeruji besi Polres Banggai. Ia berurusan dengan pihak Kepolisian setelah menolong Nabiah, bocah miskin yang menderita kelainan jantung.
Abdullah Louis (48) ahli pengobatan herbal yang beralamat di Jalan Bandeng Kelurahan Maahas, Kabupaten Banggai kini mendekam dibalik jeruji besi Polres Banggai. Ia berurusan dengan pihak Kepolisian setelah menolong Nabiah, bocah miskin yang menderita kelainan jantung.

Transsulawesi.com, Banggai -- Seorang Herbalis Abdullah Louis (48) ahli pengobatan herbal yang beralamat di Jalan Bandeng Kelurahan Maahas, Kabupaten Banggai kini mendekam dibalik jeruji besi Polres Banggai. Ia berurusan dengan pihak Kepolisian setelah menolong Nabiah, bocah miskin yang menderita kelainan jantung.

Selama 6 bulan lamanya pada jari-jari sekujur kaki dan tangan Nabiah membiru jika penyakitnya kambuh. Hasil diagnosis Rumah Sakit, Nabiah menderita penyakit Kelainan Jantung Bawaan dan juga Pneumonia.

RSUD Luwuk telah menganjurkan untuk merujuknya ke RS di Makassar, namun ditengah keterbatasan dana untuk berobat keluarga terpaksa mengurungkan niat mereka itu. Ditengah kesusahan yang menerpa pihak keluarga Nabiah, Herbalis Louis menolong Nabiah dengan melakukan terapi akupuntur hingga bocah tersebut bisa melepaskan oksigennya dan bisa beraktifitas seperti biasanya.

Menurut ibu Nabiah, Abdullah Louis sangatlah membantu mereka. Walaupun itu hanya sedikit. Dengan adanya pertolongan dari Louis, adik Nabiah semakin terbiasa bernapas tanpa menggunakan oksigen. "Biasanya, satu Tabung itu hanya cukup 2 sampai 3 hari. Sekarang, setelah Louis, penggunaan oksigen berkurang. Oksigen malah kurang di gunakan”.

Namun bukan pujian yang diterima oleh herbalis Louis, ia malah dilaporkan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Banggai. Belum diketauhi pasti laporan yang di layangkan oleh IDI Banggai terhadap herbalis Louis. Namun beredar kabar dua dugaan yakni terkait kartu nama IDI yang beredar viral di sosmed dan tindakan Dokteroid.

Sementara itu, praktisi Hukum Sulawesi Tengah, Riswanto Lasdin, SH,.MH menyesalkan penahanan yang dilakukan Kepolisian Resor Banggai terhadap AL (48) ahli pengobatan herbal yang beralamat di Jalan Bandeng Kelurahan Maahas, Luwuk. Nilainya penjemputan yang dilangsungkan dengan penahanan terhadap bersangkutan sudah mencederai tata cara penegakan hukum.

“Bila mana yang bersangkutan (AL) dilapor oleh para pihak yang merasa dirugikan, seharusnya diproses dulu sesuai KUHAP,” kata Riswan seusai menerima keterangan langsung dari herbalis tersebut.

Dari keterangan yang dia peroleh, bersangkutan mengaku dijemput aparat pada Minggu (4/2/2018) malam dan langsung menjalani penahanan di Mapolres Banggai. “Sehingga jika benar demikian, saya menilai ada yang keliru dalam penanganan perkara tersebut”. Tambahnya.

(Mhr)

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan