NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Metro Sulawesi

Polisi Proses Bupati-Wabup Tolitoli

Minggu, 04 /02/ 2018 17:47:55 2572 Pembaca  

Wakil Bupati Tolitoli Abdul Rahman (tengah) yang mengamuk saat upacara pengangkatan pejabat pratama di Kabupaten Tolitoli, Rabu 31 Januari 2018. (YouTube)
Wakil Bupati Tolitoli Abdul Rahman (tengah) yang mengamuk saat upacara pengangkatan pejabat pratama di Kabupaten Tolitoli, Rabu 31 Januari 2018. (YouTube)

Transsulawesi.com, Palu - Kepolisian telah mengambil keterangan terhadap Bupati Tolitoli Saleh Bantilan dan Wakilnya Abdul Rahman dengan membuat berita acara pemeriksaan (BAP) terkait perseteruan mereka yang pecah dan nyaris adu jotos saat pelantikan pejabat di Tolitoli, Rabu (31/1).

"Pada prinsipnya bagi Polri, bila ada unsur pidananya, ya akan kita proses," kata Kapolres Tolitoli AKBP Muhamad Iqbal Alqudusy saat dihubungi di Tolitoli, Jumat (2/2) malam.

Sebelumnya pada Jumat petang, aparat Polres Tolitoli telah mendatangi Wabub setempat Abdul Rahman di kediamannya untuk diambil keterangannya sehubungan dengan laporan bupati Saleh Bantilan kepada polisi.

"Kami juga sudah memeriksa saksi-saksi dan pak bupati sendiri sudah di-BAP. Hari ini 3 saksi termasuk wabub sebagai terlapor dan pengelola gedung wanita lama (tempat kejadian perkara)," ujar Iqbal.

Ia juga menjelaskan bahwa pada hari Senin (4/2), kasus ini akan digelar di depan unsur kejaksaan negeri, pengadilan, polri, kabag hukum dan kabag humas pemkab untuk mengambil keputusan apakah kasus ini memenuhi unsur pidana atau tidak.

"Pada prinsipnya bagi Polri, kalau ada unsur pidananya, pasti kita proses," ujarnya.

Hanya saja, kata Iqbal, sebagai mitra dan unsur forum komunikasi pimpinan daerah (forkompimda), pihaknya masih mengupayakan mediasi antara keduanya agar permasalahan dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

"Karena kami forkompimda melihat kasus ini hanya karena kesalahpahaman saja di antara keduanya selaku bupati dan wabub," ucapnya.

Pertengkaran Saleh Bantilan Abdul Rahman yang nyaris keduanya adu jotos terjadi di tengah pelantikan pejabat struktural dan fungsional pengawas dan kepala sekolah di Gedung Wanita Tolitoli, Rabu (31/1).

Abdul Rahman yang tersinggung karena tidak dilibatkan dalam proses pelantikan pejabat di Tolitoli, tiba-tiba maju ke depan dan menendang meja saat prosesi pelantikan sedang berlangsung.

Bupati Saleh Bantilan yang memelihara kumis dan jenggot panjangnya itu tampak marah dan dengan suara keras menantang Abdul Rahman, namun keduanya segera dilerai sehingga adu jotos bisa dielakkan.

BACA: Bupati dan Wabup Tolitoli Adu Mulut dan Nyaris Adu Jotos Diacara Pelantikan Pejabat Eselon



Sumber: ANTARA

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan