NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Metro Sulawesi

Sulteng Salah Satu Provinsi Yang Mempunyai Kekayaan SDA Besar

Kamis, 01 /02/ 2018 22:17:20 5555 Pembaca  

“Mengingat arti penting sumber daya energy, pemerintah perlu menyusun rencana pengelolaan energy untuk memenuhi kebutuhan energy nasional yang berdasarkan kebijakan pengelolaan energy jangka panjang,” sebut Gubernur.
“Mengingat arti penting sumber daya energy, pemerintah perlu menyusun rencana pengelolaan energy untuk memenuhi kebutuhan energy nasional yang berdasarkan kebijakan pengelolaan energy jangka panjang,” sebut Gubernur.

Transsulawesi.com, Palu -- Gubernur Sulawesi Tengah, Drs. H. Longki Djanggola, M.Si menegaskan, Provinsi Sulawesi Tengah merupakah salah satu provinsi yang mempunyai kekayaan sumber daya alam yang besar diantaranya sumber daya energi sehingga sangat strategis dikelola dalam rangka meningkatkan kegiatan ekonomi, kesempatan kerja dan ketahanan nasional.

Berdasarkan kebijakan energy nasional, untuk mengatasi ketergantungan pemakaian BBM yang cadangannya semakin menipis , maka sumber energy primer harus dimanfatkan secara optimal dengan mengutamakan sumber energy baru yang terbarukan. Salah satu langkah yang dilakukan, adalah pemanfaatan potensi air di Desa Sulewana dengan pembangunan PLTA Poso II yang telah beroperasi dengan kapasitas 3 x 65 MW.

Selain PLTA, Sulawesi Tengah juga memiliki potensi panas bumi yang telah ditetapkan sebagai WKP panas bumi yaitu WKP panas bumi Bora-Pulu dan Marana serta potensi gas yang juga dimiliki oleh Provinsi Sulawesi Tengah.

Hal tersebut disampaikan Gubernur, H. Longki Djanggola pada acara kunjungan kerja Dewan Energi Nasional (DEN) Prof. DR. Ir. Syamsir Abduh dan Ir. Achdiat Atmawinata, terkait penyusunan Rencana Umum Energi Daerah Provinsi (RUED-P) di Provinsi Sulawesi Tengah, bertempat di Ruang Polibu Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Rabu 31 Januari 2018

Menurut Gubernur, pengelolaan energy meliputi penyediaan, pemanfaatan dan pengusahaannya harus dilaksanakan secara berkeadilan, berkelanjutan, rasional, optimal, terpadu dan berwawasan lingkungan, guna memberikan nilai tambah bagi perekonomian untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Mengingat arti penting sumber daya energy, pemerintah perlu menyusun rencana pengelolaan energy untuk memenuhi kebutuhan energy nasional yang berdasarkan kebijakan pengelolaan energy jangka panjang,” sebut Gubernur.

Semenatara itu, Kepala Dinas ESDM Prov. Sulteng, Ir. Yanmart Nainggolan, CES mengakui dasar hokum penyusunan RUED-P adalah UU 30 Tahun 2007 tentang Enargi dan Peraturan Presiden Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pedoman Penyusunan Rencana Umum Energi Nasional serta Peraturan Presiden Nomor 22 Tahun 2017 tentang RUEN.

Adapun rencana penyusunan RUED-P Sulteng mencakup ; proses lelang pekerjaan penyusnan dokumen RUED-P, yang akan dilaksanakan bulan Februari, penyusunan rancangan kegiatan dan profil energy, pemodelan dengan software LEAP. Perumusan kebijakan, rancangan RUED-P, proses Perda, usulan rancangan Perda RUED-P ke Biro Hukum, proses Perda di DPRD dan pengesahan Perda.

“Terkait progress penyusunan RUED-P Sulteng, telah dibentuk tim penyusun RUED-P Sulteng yang telah ditetapkan berdasarkan SK Gubernur Sulteng Nomor 670/552/DIS.ESDM-GST/2017 dan rapat tim pengumpulan data sekunder untuk pengumpulan dan validasi data sekunder,” Jelas Kadis Yanmart Nainggolan.

(Pemprov Sulteng)

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan