NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Peristiwa

3,5 Kg Ganja di JNE, BNN Sulteng Tangkap Tujuh Pengguna dan Pengedar

Senin, 29 /01/ 2018 19:38:13 2078 Pembaca  

Ilustrasi
Ilustrasi

Transsulawesi.com, Palu - Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menangkap tujuh tersangka pengedar ganja di Kota Palu. Ketujuh tersangka ditangkap secara terpisah setelah petugas melakukan pemantuan rutin.

“Sebelumnya tim sudah melakukan pemantauan terhadap tersangka CH ini yang pada hari Rabu tanggal 17 Januari 2018 datang mengambil dua bungkus paket ganja di kantor JNE Palu," Kata Kepala BNN Provinsi Sulteng, Brigjen Polisi Andjar Dewanto, Senin (29/1/2018).

“Pada saat tersangka sudah menerima paket ganja tersebut, tim kemudian langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka CH,” ungkapnya.

Andjar menjelaskan, dari keterangan CH itulah pengembangan dilanjutkan untuk mengejar pemilik ganja yang berinisial GL dan RG yang beralamat di Jalan Bali. Setelah terciduk, keduanya memberikan informasi terbaru jika inisial RZ adalah salah satu pemesan barang haram tersebut. “Lalu tersangka RZ ditangkap di rumahnya di Jalan Poso Raya, Perumnas Silae Palu,” kata Andjar. Sementara pemesan lainnya, HD sampai saat ini masih dalam pencarian.

Tak berhenti disitu BNN kembali mencari pemilik paket kiriman ganja di JNE yang tidak diambil pemiliknya. Berbekal alamat tujuan, Sabtu (20/1/2018), Petugas BNN Sulteng menangkap Iq alias BT, “ Ia ditangkap di rumahnya di Jalan Samudera I Kota Palu, sesuai dengan alamat yang tercantum di paket ganja itu,” kata Andjar.

Ternyata paket yang diterima Iq adalah pesanan DR yang beralamat di Jalan Munif Rahman Kota Palu, petugas pun langsung bergerak melakukan penangkapan terhadapnya. Tak disangka di kediaman DR ada tersangka lain yakni SL dengan satu paket ganja ditasnya.

“Jadi pada saat dilakukan penangkapan terhadap DR di rumahnya di Jalan Munif  Rahman, juga ditangkap pula SL, karena pada saat itu SL ini ada di rumah DR dan di dalam tas SL ini ditemukan satu paket ganja,” jelasnya.

Menurutnya, pengiriman paket ganja yang ditujukan kepada para tersangka dikirim dari Medan Sumatera Utara dengan tujuan Palu melalui JNE. Dan informasi tersebut didapatkan dari laporan masyarakat.

“ Untuk total berat ketiga paket ganja tersebut diperkirakan seberat 3,5 kg ganja. Dua paket pengiriman pertama yang ditangkap tanggal 17 Januari 2018, beratnya masing-masing 812 gram dan 943 gram, sedangkan untuk  yang satu paketnya lagi  beratnya 889 gram,” sebut Andjar Dewanto.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketujuh tersangka itu mendekam di penjara BNN Sulteng dan dikenakan pasal 111 ayat (2), pasal 114 ayat (2) junto pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara maksimal 20 tahun. (rn)

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan