NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Peristiwa

Jasad Kakek 70 Tahun ditemukan membusuk dan penuh belatung

Selasa, 23 /01/ 2018 23:30:06 5181 Pembaca  

Tim gabungan Identitfikasi/Inafis Polres Parimo dan Polsek Torue lakukan olah TKP penemuan mayat
Tim gabungan Identitfikasi/Inafis Polres Parimo dan Polsek Torue lakukan olah TKP penemuan mayat

Transsulawesi.com, Parimo - Sanglah (50) warga Dusun Buanasari, Desa Tolai Kecamatan Torue penasaran dengan bau busuk yang menyeruak dari salah satu gubuk yang tak jauh dari rumahnya, ternyata bau itu bersumber dari jasad Wayan Karda (70) yang sudah dipenuhi belatung.

Menurut Sanglah, akibat bau menyengat dari jasad korban membuatnya penasaran untuk mencari tau asal bau tersebut. Sehingga, ia bersama Wayan Kartono (48) nekat mendobrak rumah korban karena meyakini gubuk tersebut adalah sumber bau tak sedap itu.

“Disana kami temukan pak Wayan Karda sudah tak bernyawa, dan jasadnya sudah dipenuhi ulat juga dikerubungi lalat,” ujar Sanglah.

Keduanya pun langsung bergegas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Torue, sembari memberitahu penduduk sekitar.

“Jasadnya kami temukan dalam keadaan mengenaskan,” ujar Katono menimpali.

Awalnya, saat tiba di rumah korban, pintu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam, saat dipanggil tak ada sahutan.

“Didalam gubuk sudah didapati jasad dalam posisi terbujur di lantai dan dalam keadaan telanjang,” imbuh Kartono.

Tak berselang lama, anggota Polsek yang mendapat laporan langsung menuju TKP dan memasang garis polisi. Ipda Asse, SH Kapolsek Torue mengatakan saat itu juga langsung Tim Identifikasi /Inafis Polres Parimo dating melakukan identifikasi.

“Dari hasil identifikasi, Penyebab kematian korban murni karena mengalami sakit yang sudah lama, juga tidak ditemukan tanda tanda kekerasan ditubuh korban, dan Korban diketahui tinggal gubuk yang berada didusun VII Desa Tolai hanya seorang diri,” beber Asse.

Setelah selesai melakukan olah TKP Selanjutnya pihak keluarga dan jemaat GPID Betlehem Buanasari Desa Tolai membersihkan dan menggelar doa bersama, “selanjutnya memakamkan jenazah dipekuburan jemaat GPID Betlehem Buanasari Tolai,” kata Asse. (rn)

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan