NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

REGIONAL

Pasca Diterjang Gelombang Laut, Tanggul Darurat dibangun di Pesisir Pongian

Minggu, 21 /01/ 2018 09:01:05 5706 Pembaca  

Dibantu personil TNI dan Polri dari Koramil dan Polsek Bunta, sejak Sabtu (20/1/2018) pagi kemarin, pembuatan tanggul ditepi pesisir Pantai Desa Pongian mulai dilaksanakan.
Dibantu personil TNI dan Polri dari Koramil dan Polsek Bunta, sejak Sabtu (20/1/2018) pagi kemarin, pembuatan tanggul ditepi pesisir Pantai Desa Pongian mulai dilaksanakan.

Transsulawesi.com, Luwuk – Pasca musibah terjangan gelombang laut yang menghantam sedikitnya tujuh rumah warga di Desa Pongian Kecamatan Bunta pada Jumat (19/1/) dinihari. Unsur pemerintah Kecamatan dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kabupaten Banggai turun tangan membuat tanggul darurat dari tumpukan karung yang berisi pasir.

Dibantu personil TNI dan Polri dari Koramil dan Polsek Bunta, sejak Sabtu (20/1/2018) pagi kemarin, pembuatan tanggul ditepi pesisir mulai dilaksanakan.

“Pembuatan tanggul darurat ini diprakarsai oleh Forkopicam Bunta bersama BNPB,” ungkap Kapolsek Bunta Iptu Jimyarto Anasim SH.

Dalam peristiwa itu, tiga rumah warga diantaranya dilaporkan mengalami kerusakan berat.

“Pada peristiwa itu beberapa rumah warga yang ada ditepi pantai mengalami kerusakan,” imbuh Jimyarto.

Dari data yang dihimpun transsulawesi.com, kerusakan parah meliputi dinding dan alas lantai papan di bagian dapur. Disebutkan nyaris roboh.

Pemilik rumah yang mengalami kerusakan hingga 75 persen,adalah milik keluarga Nurdin J. Lani, Abubakar Laalipu dan milik keluarga Erwin Dukalang.

Sementara empat rumah lainnya yang mengalami kerusakan ringan masing masing adalah Rumah Anu Halu, Naptali Landewang, Ripka L, serta Rumah keluarga Tareng.

Terjangan akibat tingginya gelombang laut dipicu cuaca buruk yang melanda di wilayah Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah dalam sepekan terakhir. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. (zk)

 

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan