NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Aksi Korporasi

DSLNG Kerja Aman Tanpa Kecelakaan Kerja 23.470.926 Jam

Rabu, 17 /01/ 2018 10:41:11 1146 Pembaca  

“Di tahun 2017, pencapaian kinerja perusahaan didukung dengan rekor keselamatan kerja yang baik dengan jumlah jam kerja aman tanpa kecelakaan kerja 23.470.926 jam,” ujar Direktur Operasi DSLNG Kurniawan Rahardjo. (Foto: DSLNG)
“Di tahun 2017, pencapaian kinerja perusahaan didukung dengan rekor keselamatan kerja yang baik dengan jumlah jam kerja aman tanpa kecelakaan kerja 23.470.926 jam,” ujar Direktur Operasi DSLNG Kurniawan Rahardjo. (Foto: DSLNG)

Transsulawesi.com, Banggai -- Memasuki usia 10 tahun, kinerja PT Donggi-Senoro LNG (DSLNG) semakin solid. Perusahaan yang mengoperasikan kilang Donggi Senoro LNG di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah ini mampu menunjukkan kinerja operasional yang maksimal.

“Di tahun 2017, pencapaian kinerja perusahaan didukung dengan rekor keselamatan kerja yang baik dengan jumlah jam kerja aman tanpa kecelakaan kerja 23.470.926 jam,” ujar Direktur Operasi DSLNG Kurniawan Rahardjo.

Rekor keselamatan kerja yang baik ini mengantarkan DSLNG menerima penghargaan Patra Karya Nirbhaya Utama dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral pada 26 Agustus 2017. Penghargaan yang diterima dua tahun berturut-turut ini mengukuhkan komitmen penerapan kebijakan mutu, Kesehatan, Keselamatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) yang mumpuni di lingkungan perusahaan.

Selain itu, DSLNG menerima Sertifikat ISO14001: 2015, Registr. No. 01 104 1735152 dari TUV Rheinland® tertanggal 22 Desember 2017, setelah melalui serangkaian audit. Sertifikat yang berlaku untuk proses dan produksi LNG, kondensat dan fasilitas pendukungnya ini menunjukkan pengakuan internasional atas sistem K3LH yang diterapkan perusahaan.

Kilang LNG Donggi Senoro juga berhasil mempertahankan peringkat Biru dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) yang dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada 15 Desember 2017.

Sejalan dengan kegiatan operasi, DSLNG juga berkontribusi pada pengembangan daerah dan kemajuan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP). Program TJSP telah dilaksanakan sejak masa konstruksi di tahun 2008. Program TJSP dilaksanakan di 22 desa yang tersebar di tiga kecamatan terdekat dengan daerah operasi kilang yaitu Kecamatan Batui, Kintom dan Nambo dengan sasaran pada lima sektor utama yaitu pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, infrastruktur publik, dan lingkungan.

Berbagai program TJSP yang telah dijalankan DSLNG memperoleh apresiasi dari berbagai pihak antara lain Indonesia CSR Award, Global CSR Award, Indonesia SDGs Award, dan GPMB Award.

(Mhr)

 

Komentar

#HEADLINE

Maruarar Sirait Minta Maaf Tak Undang Anies ke Podium Persija
BERITA TERKINI
BERITA PILIHAN

Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan