NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Publika

Kritik Mutasi. Kepsek PAUD di Luwuk Tutup Ruang Belajar

Selasa, 16 /01/ 2018 15:44:34 5506 Pembaca  

Sejumlah anak terpaksa duduk melantai diluar kelas karena ruang belajar mereka dikunci
Sejumlah anak terpaksa duduk melantai diluar kelas karena ruang belajar mereka dikunci

Transsulawesi.com, Luwuk - Kepala Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) yang berada di Jalan Kartini, Kota Luwuk, Widayati T.Apit, S.Pd memilih menutup salah satu ruang belajar ditempat tugasnya. Itu dilakukan menyusul salah satu guru di tempat itu mendapat surat mutasi ketempat lain. Kata Wida, Kelas akan dibuka setelah guru pengganti telah ada.

“Salah satu guru yang bernama salma, telah mendapat surat mutasi dari kepala daerah (Bupati). Sehingga, ruang kelas dikunci sampai ada pergantian guru baru,” ujar Widayati, Selasa,(16/01)

Dia pun tidak akan mengijinkan untuk masuk ke kelas sekalipun dalam proses belajar mengajar. Penutupan ruang kelas ini diketauhi telah berlangsung sejak Senin (15/1/2018) kemarin.

Akibat peristiwa ini, sejumlah anak pun mesti belajar dilantai karena tidak dapat masuk keruang belajar. Bahkan, Salma sendiri yang disebut sebut mendapat mutasi tersebut terpantau hingga pagi tadi tetap mendampingi anak didiknya belajar dan bermain walau berada diluar kelas.

Sementara Salma tetap berkomitmen terus menjalankan aktifitasnya selaku guru. Ia juga akan tetap melakukan proses belajar dan mengajar walau ruangan terkunci. Mengingat kata dia, sudah ada pembatalan mutasi terhadap dirinya.

“Saya sudah menerima disposisi dari Bupati Banggai, dengan catatan, mutasi telah dibatalkan dan tetap mengajar disekolah PAUD ini,” jelas Salma. Selasa,(16/01)

Mengetahui persoalan yang terjadi, Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai langsung mendatangi sekolah tersebut.

Benar saja, sesampainya disana mereka mendapati salah satu ruang kelas telah dikunci, dan sejumlah anak didapati belajar diluar kelas.

Drs. Arsat Tamagola, Kabid Tenaga Kependidikan mengatakan, ada kekeliruan oleh Kepsek PAUD dalam menyikapi persoalan dilingkup sekolah yang dipimpinnya itu. Namun demikian dia berharap proses belajar bagi anak anak harus berjalan normal.

“dan Salma, harus tetap melaksanakan kewajibannya sebagai guru mengajar disekolah PAUD,  karena orang tua murid juga menyayangkan hal tersebut terjadi, apalagi sampai berimbas kepada anak anak,” kata Arsat. (ab)

BACA JUGA : Klarifikasi Kepala PAUD di Luwuk yang di Isukan Tutup Ruang Belajar

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan