NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Reportase

Delapan Penambang Emas di Simpang Raya Diamankan Polisi

Selasa, 16 /01/ 2018 14:20:15 1157 Pembaca  


Transsulawesi.com, Bunta - Kepolisian Sektor Bunta, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah mengamankan satu set alat pendulang emas di lokasi tambang ilegal yang berada di Dusun 3 Mumpe, Desa Doda Bunta, Kecamatan Simpang raya.

Dalam giat penertiban itu, petugas juga mengamankan delapan orang tersangka yang disebutkan bukan merupakan warga setempat.

Kapolres Banggai AKBP Heru Pramukarno SIK melalui Kapolsek Bunta Iptu Jimmyarto Anasim SH, saat dikonfirmasi awak media mengungkapkan, alat penambang emas itu diamankan atas laporan Kepala Desa (Kades) Doda Bunta, Yunis Sintung.

Sebelumnya, kata Jimmyarto, sekitar 40 orang masyarakat sekitar hendak membakar alat alat tambang tersebut. Sebab, warga tidak menghendaki dan mengijinkan lagi adanya penambangan di desa mereka. Satu set alat tambang emas yang hendak dibakar warga antaranya 1 unit mesin alkon, spiral 2 gulung dan 1 gulung karpet berukuran lebar.

“Namun setelah di berikan arahan akhirnya warga Dusun 3 Mumpe menyerahkan alat tambang tersebut. Tapi warga meminta agar para penambang diproses berdasarkan hukum yang berlaku,” tuturnya.

Jimmyarto juga menambahkan, penolakan atas penambangan liar tersebut, tidak hanya datang dari warga Doda Bunta, melainkan lembaga adat Saluan yang ada di Bunta, Simpang Raya juga Nuhon melakukan penolakan yang sama. (zk)

 

Komentar

#HEADLINE

Bukti Awal Penguasaan Tanjungsari Berdasarkan Jejak Benteng “Kota Mosanda”
BERITA TERKINI
BERITA PILIHAN

Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan