NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Polisi Ciduk Pasutri Pembawa Sabu-Sabu 500 Gram di Pelabuhan Dede

Peristiwa Kamis, 04 /01/ 2018 19:14:56 434 Pembaca  

Kapolres Tolitoli Akbp Iqbal Alqusy didampingi Kasubbag Humas dan Kasat Narkoba saat press rilis, diruang Jananuraga Polres Tolitoli,  Kamis 4 Januari 2018. (Foto: Marzuki / Join).
Kapolres Tolitoli Akbp Iqbal Alqusy didampingi Kasubbag Humas dan Kasat Narkoba saat press rilis, diruang Jananuraga Polres Tolitoli, Kamis 4 Januari 2018. (Foto: Marzuki / Join).

Transsulawesi.com, Tolitoli - Polres Tolitoli, Sulawesi Tengah, menangkap dua pengedar narkoba jenis sabu-sabu di wilayah Kabupaten Tolitoli. Keduanya merupakan pasangan suami istri yang memiliki hubungan dengan jaringan bandar sabu-sabu asal Tarakan.

Kedua pelaku diringkus ketika baru saja tiba di Pelabuhan Dedek Tolitoli, Kamis 4 Januari 2018 sekira pukul 01.30 Wita dini hari. Pasangan suami istri itu tiba di pelabuhan dengan Kapal Pelni Bukit Siguntang, dengan bawaan sabu sebanyak 500 gram.

"Kedua pelaku adalah suami istri, saat ini sudah diamankan bersama barang bukti," kata AKBP Iqbal Alqudusy saat press rilis,  Kamis (4/1/2018).

Sabu-sabu setengah kiloan itu berhasil ditemukan polisi dalam tas belanja warna putih yang ditenteng sang istri. Inisial dari Pasutri tersebut adalah ID dan SK.

Menurut Iqbal keberhasilan ini berkat kerja sama banyak pihak, dimana pihaknya telah menerima laporan lebih awal adanya pengiriman barang haram tersebut. Dari informasi itu, tim gabungan Satresnarkoba, Satreskrim, Satintelkam dan Polsek Baolan, langsung bergerak sebelum Bukit Siguntang tiba.

“Dari hasil pengakuan pelaku, rencananya sabu-sabu 500 gram itu akan diedarkan di Kabupaten Tolitoli,” imbuhnya. 

Kini kedua pelaku diancam pasal 112 dan 114, dengan ancaman penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun serta denda paling sedikit Rp 800 juta rupiah atau paling banyak Rp 8 miliar rupiah.

Demikian dalam pasal 114, setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan I, pelaku dipidana penjara seumur hidup, penjara paling singkat 5 tahun, paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar rupiah dan paling banyak Rp 10 miliar rupiah.

 

(RN/MRZ)


 

#HEADLINE

Kuasa Hukum Ny. Berkah Al Bakar Minta Eksekusi di Tanjung Dilanjutkan
BERITA TERKINI
BERITA PILIHAN

Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan