NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Metro Sulawesi

PNS di Gorontalo yang Bercerai Terancam Tak Akan Naik Pangkat

Senin, 18 /12/ 2017 16:40:24 932 Pembaca  

ilustrasi PNS
ilustrasi PNS

Transsulawesi.com, Gorontalo - Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengeluarkan kebijakan baru bagi Pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) Gorontalo yang bercerai, maka tidak akan dipromosikan sebagai pejabat di pemerintahannya.

Kebijakan ini dikeluarkan sebagai bentuk keprihatinan Gubernur atas banyaknya persoalan poligami dan perceraian di lingkungan Pegawai Negeri Sipil atau PNS.

"Belum lama ini saya mendapatkan surat permohonan cerai dari ASN, dan saya lihat alasannya juga tidak masuk akal, kurang lebih ada tiga nama," kata dia seperti dikutip media setempat.

“Salah satu alasannya adalah kurang harmonis dan tidak cocok lagi dan saya kira itu tidak masuk akal," Rusli Habibie menambahkan.

Tentu, masalah keharmonisan keluarga merupakan tolak ukur seorang ASN atau PNS untuk menjadi pejabat.

"Bagaimana ia akan memimpin pemerintahan kalau memimpin dan membawa keluarganya ke lebih baik saja tidak mampu, maka saya tidak akan melakukan promosi kepada pejabat ASN seperti itu," kata Rusli menegaskan.

Gubernur berharap semua pejabat harus bersiap siap dengan segala keputusan yang dia ambil bersama Wakil Gubernur Idris Rahim.

" Kita akan jaring yang punya rekam jejak baik dan benar-benar mau bekerja untuk rakyat. Kemarin saya sudah minta daftar struktur SKPD yang akan di-rolling. Sudah ada 4 SKPD yang saya sisir, dipastikan sebelum tahun ini berakhir sudah dilakukan rolling," Rusli menandaskan.

(RN)

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan