NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Nyambi Jadi Pengedar Sabu, Oknum Lurah Ditangkap Polisi

Peristiwa Minggu, 10 /12/ 2017 21:45:43 5560 Pembaca  

Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres Banggai bersama barang bukti guna pengembangan dan penyidikan lebih lanjut / FOTO: IST
Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres Banggai bersama barang bukti guna pengembangan dan penyidikan lebih lanjut / FOTO: IST

Transsulawesi.com, Luwuk - Polisi membekuk seorang oknum ASN atau PNS di Luwuk Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Pegawai yang juga menjabat sebagai Lurah di Kelurahan Luwuk itu diketauhi bernama Nurvan Tanjung Bulu alias Budi alias Pogi (39). Ia ditangkap lantaran nyambi jadi pengedar narkoba jenis sabu.

Informasi yang dirangkum transsulawesi.com, kegiatan nyambi yang dilakukan sang kepala kelurahan itu terungkap berdasarkan laporan warga, sehingga polisi pun bergerak melakukan penggeledahan. Budi alias Pigo tak dapat berkutik ketika kediamannya didatangi Satres Narkoba Polres Banggai pada Sabtu (9/12/2017) sekira pukul 18.15 Wita.

Kapolres Banggai AKBP Heru Pramukarno SIK melalui Kasat Resnarkoba Iptu Velly SH mengatakan, dari penggeledahan tersebut polisi berhasil mendaptkan sejumlah barang bukti terkait kepemilikan narkoba.

“Dirumah pelaku kami berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 8 sachet bening yang berisikan kristal bening yang diduga jenis sabu,” ungkap Iptu Velly

Tak hanya itu, imbuh Velly, dari dalam rumah pelaku polisi juga mengamankan barang bukti lainnya seperti, 2 buah alat hisap bong, 1 buah timbangan digital, 4 buah korek api gas, 4 sendok sabu yang terbuat dari pipet dan 3 buah kaca pireks serta 2 pak plastik kosong, serta sejumlah uang.

“Juga diamankan uang tunai senilai Rp2.550.000, dengan rincian 18 Lembar uang pecahan 100 ribu dan 15 Lembar uang pecahan 50 ribu,” papar Iptu Velly.

Dihadapan Polisi, Budi tidak berkelit jika ia merupakan pengguna maupun pengedar, bahkan ia mengaku sudah sejak lama mengkonsusmsi sabu sabu setidaknya sejak Tahun 1998, sedangkan menjadi pengedar baru dilakukan sekitar 3 bulan terakhir “Untuk barang sabu-sabunya berasal dari Kota Palu,” imbuh Velly.

Sementara itu, banyak masyarakat khususnya warga kelurahan Luwuk, tidak menyangka jika lurah mereka, merupakan pemakai pengedar Sabu sabu.  Setelah isu penangkapan itu beredar, mendadak kediaman rumah sang Lurah di Kompleks Maleo, depan hotel Imperial, Kelurahan Luwuk, Kecamatan Luwuk jadi perhatian warga.

“Sama sekali tidak nyangka, dan sangat disesalkan,” ungkap Astuti warga setempat.

Kini pelaku sudah diamankan di Mapolres Banggai bersama barang bukti guna pengembangan dan penyidikan lebih lanjut.

Ada kemungkinan sang Lurah bisa dijerat pasal 114 ayat 1 subsider pasal 112 juncto pasal 132 ayat 1 Undang–Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

(SYF)


 
BERITA TERKINI

#HEADLINE


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan