NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

5 Tahun Kemitraan DSLNG dan Indonesia Mengajar, Sasar Daerah Pelosok di Banggai

Aksi Korporasi Kamis, 30 /11/ 2017 20:12:40 8197 Pembaca  

Corporate Communication Manager DSLNG Thamrin Hanafi pada saat kunjungannya di sekolah SDN Karya Bakti Desa Ampera.
Corporate Communication Manager DSLNG Thamrin Hanafi pada saat kunjungannya di sekolah SDN Karya Bakti Desa Ampera.

Transsulawesi.com, Banggai -- Kemitraan PT Donggi-Senoro LNG dengan Gerakan Indonesia Mengajar (GIM) dimulai tahun 2013 dengan tujuan membantu peningkatan kualitas pendidikan di daerah dan menyemai bibit kepedulian masyarakat  terhadap pendidikan. Selama periode lima tahun kemitraan tersebut, GIM telah mengirimkan 36 Pengajar Muda yang ditugaskan di sepuluh desa penempatan di delapan kecamatan di sekitar Kilang Donggi Senoro LNG.

Sepuluh desa itu adalah Desa Ondo-ondolu SPC dan Dusun Trans Batui V di Kecamatan Batui, Desa Solan di Kecamatan Kintom, Desa Sinorang di Kecamatan Batui Selatan, Desa Moilong di Kecamatan Moilong, Dusun Pulo Tembang dan Desa Ampera di Kecamatan Pagimana, Desa Baya di Kecamatan Luwuk Timur, Desa Tompotika Makmur di Kecamatan Masama, dan Desa Uhauhangon di Kecamatan Lobu.

Dengan bimbingan GIM, anak-anak sekolah dasar di pelosok Banggai mampu berprestasi dan mengikuti berbagai kegiatan tingkat nasional melalui Olimpiade Sains Kuark, Program Anak Sabang Merauke, juga lomba menulis esai astronomi.

Kehadiran GIM tidak hanya membawa perubahan di sektor pendidikan formal melalui model pembelajaran kreatif bagi sekolah dan para guru, namun juga membawa pengaruh baik berupa mentalitas positif di lingkungan desa penempatan dan masyarakat sekitarnya.

Corporate Communication Manager DSLNG Thamrin Hanafi pada saat kunjungannya di sekolah SDN Karya Bakti Desa Ampera mengatakan bahwa kemitraan dengan Indonesia Mengajar adalah program peduli terhadap pendidikan di kabupaten Banggai. Dalam kunjungannya selain memonitoring kondisi di lapangan, pihak DSLNG juga memberikan bantuan buku baca untuk SDN Karya Bakti.

Thamrin yang di kenal dengan sapaan Tomi ini menjelaskan bahwa kemitraan DSLNG bersama GIM tidak hanya sekedar menerima laporan dilapangan, tapi perusahaan dalam kemitraannya juga melakukan proses monitoring dan turun langsung mengunjungi sekolah sekolah yang terpencil yang menjadi perhatian dari perusahaan. 

“kami (DSLNG) melakukan monitoring berkala sejak awal, dan bentuk konkrit kami yakni turun kelapangan seperti saat ini.” Ujar Tomi

“pendidikan merupakan salah satu program yang paling utama selain ekonomi, sehingga kami melakukan beberapa kerjasama dengan stakeholder khususnya di bidang pendidikan”.

Melalui dorongan para Pengajar Muda, tumbuh pula berbagai gerakan relawan pendidikan di masyarakat Banggai. Berawal dari kegiatan Kelas Inspirasi, kegiatan kerelawanan pendidikan berkembang, tidak hanya di wilayah Kabupaten Banggai, tetapi juga kabupaten tetangga seperti Banggai Kepulauan dan Banggai Laut. Kelompok-kelompok relawan tersebut antara lain Penyala Banggai, Komunitas Peduli Pendidikan Pagimana, Relawan Oke, dan Babasal Mombasa.

Berbagai kegiatan yang dilakukan kelompok relawan ini juga mendapat dukungan dari pemerintah kabupaten, melalui dinas-dinas terkait serta berbagai pihak.  Sebagai contoh kegiatan pelatihan guru, Festival Sastra Banggai, Ruang Berbagai Ilmu, dan Rumah Baca. Berdasarkan catatan GIM, Kabupaten Banggai merupakan daerah dengan tingkat kegiatan relawan pendidikan teraktif se-Indonesia.

Berbagai kelompok relawan tersebut bersama dengan dukungan semua pihak menjadi penerus kegiatan perbaikan pendidikan di daerah ini.

(Mhr)


 
BERITA TERKINI

#HEADLINE


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan