NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Alkes CT Scan Seharga 12 Miliar Berada di Rumah Pribadi Bupati Banggai, Ada Apa?

Metro Banggai Rabu, 29 /11/ 2017 22:38:57 7628 Pembaca  

 Alat Kesehatan (Alkes) CT Scan 128 Slices yang di taksir harganya mencapai 12 Miliar yang selama ini entah dimana keberadaannya berhasil ditemukan. CT Scan tersebut ternyata berada di salah satu rumah pribadi Bupati Banggai Ir, Herwin Yatim yang terletak di kompleks kilo 5.
Alat Kesehatan (Alkes) CT Scan 128 Slices yang di taksir harganya mencapai 12 Miliar yang selama ini entah dimana keberadaannya berhasil ditemukan. CT Scan tersebut ternyata berada di salah satu rumah pribadi Bupati Banggai Ir, Herwin Yatim yang terletak di kompleks kilo 5.

Transsulawesi.com, Luwuk -- Alat Kesehatan (Alkes) CT Scan 128 Slices yang di taksir harganya mencapai 12 Miliar yang selama ini entah dimana keberadaannya berhasil ditemukan. CT Scan tersebut ternyata berada di salah satu rumah pribadi Bupati Banggai Ir, Herwin Yatim yang terletak di kompleks BTN kilo 5.

Dalam rumah tersebut, nampak penuh dengan alat alat kesehatan Badan Rumah Sakit Daerah (BRSD) Luwuk. Namun sangat disayangkan alat CT Scan tersebut berada di pinggir jalan hanya bertutup terpal berwarna biru untuk melindungi barang terbut dari hujan dan panas. Padahal, alat tersebut tidak murah dan sangat di perlukan oleh masyarakat miskin di Kabupaten Banggai untuk mendapatkan perawatan kesehatan.

Menurut beberapa penjaga rumah dan barang alkes tersebut barang tersebut telah beberapa hari berada di rumah Bupati Banggai. Penjaga mengaku bahwa rumah tersebut rumah Bupati Banggai Herwin Yatim.

Saat penelusuran ke kompleks BTN kilo 5, pihak Kelurahan Tombang Permai Kilo 5 membenarkan bahwa rumah tersebut milik dari Bupati Banggai Herwin Yatim. “iyo itu rumahnya bupati”. Ujar salah satu pegawai kelurahan yang sayangnya enggan disebut namanya.

CT Scan berhasil di temukan pada salah satu rumah Herwin Yatim, setelah melakukan penelusuran pada gudang BRSD Luwuk. Petugas gudang BRSD Norman yang berjaga mengaku bahwa untuk gudang saat ini telah penuh terisi dengan alkes lainnya sehingga petugas gudang mengaku bahwa alat tersebut di simpan di sebuah rumah di daerah Kilo 5. Setelah ditelusuri lebih lanjut, rumah tempat penitipan CT Scan dan Alkes lainnya berada di rumah pribadi Herwin Yatim yang terletak di BTN kilo 5.

"barangnya tidak disini, ada di kilo 5". Ujarnya singkat.

Pengadaan Alkes BRSD Luwuk memang telah beberapa pekan ini mendapatkan sorotan yang cukup tajam. Tidak hanya dugaan penggelembungan anggaran, salah satu perusaahan yang memenangkan tender senilai 39,4 Milliar yakni PT Hutama Sejahtera Radofa pernah terkait kasus dikabarkan pernah terkait kasus suap Rumah Sakit Umum Daerah Lampung Selatan pada tahun 2016.

Kasus ini berhasil terbongkar yakni dengan modus rekanan PT Hutama Sejahtera Radofa memberikan empat lembar cek senilai Rp 2,4 miliar ke Direktur RSUD Bob Bazar Armen Patria dan Joni. Pemberian cek ini untuk memenangkan PT Hutama sebagai perusahaan yang mengerjakan proyek alat kesehatan tahun anggaran 2015.

Sebelumnya Kepala Badan Rumah Sakit Daerah (BRSD) Luwuk, dr. H. NHD. Gunawan Nurdin, M.Kes mengaku bahwa alat kesehatan (alkes) untuk BRSD yakni CT Scan sedang dalam proses pengadaan sehingga barang tersebut belum berada di BRSD.

Gunawan juga mengakui bahwa ruangan untuk alat CT Scan belum siap saat ini, karena sedang dalam tahap pembangunan.

“barangnya sementara dalam proses, ruangannya juga sedang di bangun”. Ujarnya

Penanggung jawab ruangan radiologi Dr, Wendy R Soleman Sp. Rad, juga mengaku bahwa alat CT Scan belum ada sampai saat ini di BRSD. “sepengetauhan saya barangnya belum ada, kalau ada pasti saya tahu” .  Ujar Wendy.

Belum diketauhi pasti apa alasan penitipan CT Scan dan Alkes BRSD Luwuk di rumah pribadi Herwin Yatim. Namun, yang pasti cukup disesalkan barang tersebut hanya terlantar di pinggir jalan.

(Mhr/Sam)


 
BERITA TERKINI

#HEADLINE


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan