NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Lantai Klub Malam Spanyol Runtuh, 40 Orang Luka-luka

Internasional Senin, 27 /11/ 2017 01:04:02 1211 Pembaca  

Sekitar 40 orang terluka akibat jebolnya bagian lantai klub malam yang penuh sesak di pulau liburan Tenerife, Spanyol, Minggu (26/11).(Thinkstock/Karelnoppe)
Sekitar 40 orang terluka akibat jebolnya bagian lantai klub malam yang penuh sesak di pulau liburan Tenerife, Spanyol, Minggu (26/11).(Thinkstock/Karelnoppe)

Transsulawesi.com, Spanyol - Sekitar 40 orang terluka akibat jebolnya bagian lantai klub malam yang penuh sesak di pulau liburan Tenerife, Spanyol, Minggu (26/11). Hal ini menyebabkan orang-orang akhirnya terjatuh sampai ke lantai bawah tanah.

Petugas penyelamat bergegas menuju Butterfly Disco Club di Adeje sekitar pukul 02.30 waktu setempat setelah lantai 4 meter persegi di klub tersebut runtuh.

Petugas pemadam kebakarang mengungkapkan bahwa ada dua orang pria Perancis, dua orang pria Inggris, pria Rumania, dan seorang perempuan Belgia yang menjadi korban luka

"Setelah lantai runtuh, orang-orang yang ada di dalam ruangan itu jatuh ke ruang bawah tanah dari ketinggian sekitar satu lantai," kata pemerintah daerah Kepulauan Canary, Spanyol, dikutip dari AFP.

Pihak berwenang mengungkapkan bahwa ruang bawah tanah tersebut kosong saat peristiwa terjadi.

Dalam video yang diunggah oleh pemadam kebakaran setempat di Twitter, terlihat para pemadam kebakaran mengais puing dengan tangan mereka di ruang bawah tanah. Selain itu juga terlihat petugas layanan darurat mengumpulkan orang-orang di lapangan dan bangku di luar klub malam.

Sekitar 21 korban luka dibawa ke rumah sakit. Beberapa di antaranya juga membantu merawat korban lain.

Walikota Tenerife mengungkapkan ada 18 orang lainnya memilih untuk pergi sendiri ke rumah sakit pilihannya.

Korban mengalami luka patah kaki, pergelangan kaki terjepit dan memar. Dua orang dari korban luka dianggap memiliki luka serius.

Berdasarkan laman Facebooknya, The Butterfly, salah satu klub malam gay populer di Tenerife menampilkan penari Go-Go pada Sabtu (25/11). Walikota Tenerife mengungkapkan bahwa klub tersebut memiliki lisensi dan tak terlihat penuh saat peristiwa terjadi.

Polisi pun melakukan serangkaian investigasi atas insiden tersebut. (chs)

AFP.


 
BERITA TERKINI

#HEADLINE


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan