NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Desa Balean Kecamatan Lobu Terima SK Hutan Desa Dari Presiden

EKONOMI Sabtu, 28 /10/ 2017 13:15:14 26742 Pembaca  

Presiden Jokowi menerima sejumlah warga, sebagian berbusana adat berbagai daerah, di Istana Negara kemarin, untuk menghadiri Konferensi Tenurial Reformasi Penguasaan Tanah dan Pengelolaan Hutan Indonesia tahun 2017. (Biro Pers Setpres)
Presiden Jokowi menerima sejumlah warga, sebagian berbusana adat berbagai daerah, di Istana Negara kemarin, untuk menghadiri Konferensi Tenurial Reformasi Penguasaan Tanah dan Pengelolaan Hutan Indonesia tahun 2017. (Biro Pers Setpres)

Transsulawesi.com, Luwuk - Presiden Jokowi Widodo baru baru ini memberikan surat keputusan (SK) pengelolaan hutan desa di wilayah Desa Balean, Kecamatan Lobu, Kabupaten Bangggai, Provinsi Sulawesi Tengah. Penyerahan SK langsung diberikan Presiden kepada Ketua Lembaga Pengelolaan Hutan Desa (LPHD) Balean, Edison Takuah, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (25/10/2017).

Presiden mengatakan, SK diberikan untuk memberikan akses legal kepada masyarakat, dalam memanfaatkan sumberdaya hutan.

"Pemberian akses ini harus memberikan manfaat bagi masyarakat yang mengelola hutan dengan baik," kata Presiden.

Penyerahan SK yang masuk dalam dirangkaian pembukaan konferensi tenurial di Istana Negara itu, pemerintah juga memberikan keputusan (SK) pengelolaan hutan desa kepada delapan lembaga pengelola hutan desa dan SK hutan adat kepada komunitas adat.

Dalam pesannya, Presiden Joko Widodo mengatakan para penerima hak kelola hutan agar sesegera mungkin membuat perencanaan bisnis dan konservasi lahan hutan yang telah diterimanya. Ia tidak menginginkan lahan-lahan perhutanan sosial yang hak pengelolaannya telah diberikan menjadi percuma karena tidak digarap dengan produktif.

“Jangan sampai ini sudah diserahkan kemudian hutannya tidak produktif jadi percuma. Kita menyerahkan ini tujuannya jelas agar hutan ini produktif, entah untuk hutan wisata, pemanfaatan sumber daya alam, dan bisa memberikan pendapatan kepada masyarakat di sekitar hutan ini. Saya kira arahnya ke sana,” tutur Presiden.

Jokowi juga memberikan selamat kepada para penerima hak pengelola hutan desa yang telah mendapatkan akses legal perhutanan sosial. Ia juga mengajak para pemangku hutan adat untuk bekerja sama demi kesejahteraan rakyat. “Kita semua harus bekerja sama mewujudkan hak-hak rakyat dalam pengelolaan hutan demi generasi masa kini dan masa datang,” tutupnya.

Kini dengan Surat Keputusan (SK) Nomor 3204/Menlhk-PSKL/PKPS/PSL.0/5/2017, Desa Balean berhak mendapatkan hak pengelolaan hutan desa seluas 1.536 hektare.

Edison Takuah, Ketua LPHD Balean, mengaku sangat gembira, dan berterima kasih kepada pemerintah atas komitmen pemberian akses untuk mengelola dan memanfaatkan sumberdaya hutan secara lestari kepada masyarakat.

"Ini sudah lama kami tunggu, dan sangat bersyukur atas komitmen pemerintah,” ujar Edison.

Tentunya kedepan, lanjut Edison, warga desa akan menggunakan kepercayaan ini untuk mengelola dan memanfaatkan hutan desa, dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.

(RN)


 
BERITA TERKINI

#HEADLINE


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan