NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Metro Sulawesi

Puluhan Mahasiswa UNTAD Desak Polisi Bebaskan Mahasiswa Pendemo Jokowi-JK

Kamis, 26 /10/ 2017 18:45:39 2598 Pembaca  

Demo tiga tahun Pemerintahan Jokowi-JK. FOTO ANTARA
Demo tiga tahun Pemerintahan Jokowi-JK. FOTO ANTARA

Transsulawesi.com, Palu - Puluhah mahasiswa Universitas Tadulako (UNTAD), Sulawesi Tengah di Palu menggelar aksi solidaritas dan tuntutan pembebasan terhadap dua mahasiswa yang ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya atas keterlibatan dalam aksi tiga tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla pada Jumat (20/10) lalu.

Kedua mahasiswa tersebut yaitu Koordinator Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia yang juga menjabat sebagai Presiden BEM Universitas Sebelas Maret Surakarta, Wildan Wahyu Nugroho, serta Presiden mahasiswa IPB, Panji Laksono. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka dalam aksi yang berujung ricuh tersebut. Selain kedua mahasiswa tersebut, hingga saat ini Polda Metro Jaya masih menahan dua orang mahasiswa yang ikut aksi tersebut yaitu Ihsan Munawar (STEI SEBI), Ardi Sutrisbi (IPB).

Dari Palu Sulawesi Tengah, Kamis (26/10/2017) pagi tadi. Mahasiswa ini merasa terpanggil, mereka turut mengkritik penangkapan aparat terhadap keempat mahasiswa ini. Penangkapan dinilai tidak sesuai dengan undang-undang yang menyatakan kebebasan menyampaikan pendapat.

Aksi yang diawali di depan Gedung DPRD Sulteng itu akhirnya berpindah tempat setelah tidak ditemui perwakilan DPRD. Padahal kedatang mahasiswa hanya merupakan aksi solidaritas.

“Ini aksi suci untuk membela kebenaran. Jangan jadi pemimpin kalau tidak mau dikritisi,” ujar Nofrianto,salah seorang mahsiswa dalam orasinya.

Usai berorasi beberapa saat, massa kemudian mendatangi Mapolda Sulteng dengan tuntutan yang sama.

Selain menuntut pembebasan rekan mereka di Jakarta, mahasiswa menuntut agar oknum polisi yang melakukan kekerasan terhadap mahasiswa tersebut dapat dihukum seadil adilnya.

“Kami melihat ini, ada upaya pembungkaman dan kriminalisasi terhadap mahasiswa,” imbuh Novri.

Setelah berorasi, mahasiswa kemudian membubarkan diri secara aman dan tertib.

(RN)

 

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan