NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Publika

Seorang Wanita Balantak di Tropen

Kamis, 26 /10/ 2017 13:41:50 27346 Pembaca  

Nederlands: Negatief. Een Balantak vrouw, Centraal-Celebes
Nederlands: Negatief. Een Balantak vrouw, Centraal-Celebes

Transsulawesi.com, Luwuk - Mungkin ini bisa menjadi foto tertua, Wanita muda dari Suku Balantak, Banggai, Sulawesi Tengah, yang ada hingga kini. Foto seorang perempuan dengan posisi menyamping ini menjadi salah satu gambar pajangan favorit yang menghiasi salah satu ruang di museumTropen, Belanda.

Diperkirakan foto hitam putih yang diberi nama “Een Balantak Vrouw” atau Perempuan Asal Balantak sudah ada sejak museum etnografi yang terletak di Amsterdam, Belanda itu dibuka pada tahun 1864.

Dari berbagai sumber yang dihimpun transsulawesi.com, gambar “Een Balantak Vrouw” pertama kali diambil pada tahun 1913 ketika salah satu pegawai pemerintahan Hindia Belanda datang ke Balantak. Diketauhi saat itu pengaruh belanda dari zaman VOC masih sangat mendominasi wilayah tersebut. Setidaknya, Onderploging yang berkedudukan di Bau-Bau, yang dipecah menjadi dua bagian, terdiri Banggai Darat dan Banggai Kepulauan, masing-masing sudah berkedudukan di Luwuk dan Banggai Laut.

Namun, usia foto yang tua ini baru dipublikasikan secara luas diinternet oleh pihak museum pada 23 November 2009.

Sekalipun tidak banyak keterangan dari asal usul foto, “Een Balantak Vrouw” terus dipajang Tropen, setidaknya pada bulan Maret 2014 museum yang dioperasikan oleh Royal Tropical Institute mendapat kunjungan puluhan ribu orang. Mereka pun menikmati klasiknya gambar “Een Balantak Vrouw.”

(SYF)

 

 

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan