KSP Boune Posaanguan Banggai melakukan studi banding di Koppas Citra Kartini. (Foto: Muhajir)
KSP Boune Posaanguan Banggai melakukan studi banding di Koppas Citra Kartini. (Foto: Muhajir)

Transsulawesi.com, Malang – Sebanyak 10 orang anggota Koperasi Simpan Pinjam (KSP) “Boune Posaanguan Banggai” pagi itu bergegas menuju bandara Syukuran Aminuddin Amir, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai. Semangat mereka terlihat dari wajah mereka kala itu saat sedang menunggu jadwal keberangkatan mereka menuju kota Malang.

Lawatan mereka ke kota terbesar kedua di Jawa Timur itu bukan sekedar jalan-jalan saja, namun untuk melakukan studi banding di salah satu koperasi terbesar di kota Malang. Ibu-ibu koperasi binaan PT Donggi Senoro Lng (DSLNG) ini melakukan studi banding mereka di salah satu koperasi di Kota Malang, yakni Koperasi Pedagang Pasar (Koppas) “Citra Kartini” yang terletak di jalan Panjaitan, Senggreng, Sumber Pucung, Malang.

Koppas Citra Kartini menjadi tempat studi banding karena koperasi ini telah melalui jalan panjang berliku dalam perjalanannya hingga menjadi Koperasi Pedagang terbesar dan tersukses di Kota Malang. Koperasi ini dirintis oleh arisan ibu-ibu di tahun 1978, kemudian memperoleh Badan Hukum Koperasi pada tanggal 1 Juni 1992 Nomor 7308/BH/II/92 dengan nama Koppas Citra Kartini. Tak salah jika Koppas Kartini menjadi tempat untuk belajar manajemen usaha mikro khususnya koperasi simpan pinjam.

Saat rombongan KSP Boune Posaanguan Banggai tiba, mereka di sambut oleh para pengurus Koppas Citra Kartini yang sebelumnya telah siap menyambut. Rombongan kemudian di ajak untuk melihat beberapa unit usaha Koppas Citra Kartini yakni mini market, rental mobil, unit usaha jasa, dan kantor koperasi. Rombongan kemudian masuk kedalam ruangan yang disiapkan untuk mengikuti acara sarasehan.

Koppas Citra Kartini yang di nahkodai Dra. Hartatik.,MPd sebagai Ketua Umumnya, kini telah berhasil menjadi koperasi terbesar di kota Malang dengan jumlah anggota 1486 orang anggota.

Hartatik saat memberikan materinya mengatakan bahwa memang membangun koperasi simpan pinjam bukan perkara mudah, sehingga ia memberikan beberapa tips kepada ibu-ibu KSP Boune Posaanguan Banggai. Menurutnya, Koppas Citra Kartini bisa maju hingga saat ini karena menerapkan sistem kelompok “Tanggung Renteng” sebagai wujud dari semangat gotong royong.

Tanggung Renteng sendiri merupakan sebuah pola dalam seleksi anggota koperasi. Menurut Hartatik, saat merekrut atau ada anggota yang ingin mendaftar di kelompok perlu proses seleksi dan verifikasi yang ketat. Semua itu bertujuan untuk menghindari adanya kredit macet dalam kelompok koperasi.

“Tanggung Renteng itu proses seleksi atau melatih tanggung jawab kelompok terhadap anggota kelompoknya”.  Ujar Hartatik.

Sri Luluk handayani selaku bendahara juga memberikan motivasi semangat terhadap anggota KSP Boune Posaanguan Banggai. Sri mengatakan bahwa membangun sebuah koperasi simpan pinjam perlu diseriusi dengan baik. “dimana-mana semua usaha perlu serius dijalankan”. Namun, Sri kembali mengingatkan pentingnya sistem Tanggung Renteng sebagai kunci dari majunya pelayanan koperasi.

Dalam acara sarasehan, para anggota KSP Boune Posaanguan Banggai begitu antusias, sehingga tanya jawab mengalir dalam acara sarasehan tersebut.

Baca Juga : Kembangkan Usaha Keuangan Mikro, Ibu-Ibu Binaan DSLNG Bentuk Koperasi Simpan Pinjam

Pada kesempatan yang sama, CSR Programme Officer DSLNG Rohani Simbolon mengatakan pendampingan kelompok keuangan mikro ini agar terjadi peningkatan ekonomi, khususnya ibu-ibu rumah tangga yang mandiri. Kegiatan ini merupakan salah satu program CSR DSLNG yang berkelanjutan.

Dengan dibentuknya KSP ini, kegiatan simpan pinjam dapat menjangkau partisipan yang lebih luas, bukan hanya antara anggota kelompok. Dalam mendukung pembentukan KSP ini, DSLNG memberikan stimulus berupa penyertaan modal koperasi sebesar Rp 50 juta yang diberikan kepada masing-masing kelompok sebesar Rp 5 juta. 

Dalam lawatannya untuk studi banding di Koppas Citra Kartini, anggota pengurus KSP Boune Posaanguan Banggai banyak menerima materi dan tips yang berguna kedepannya untuk kelangsungan koperasi simpan pinjam KSP Boune Posaanguan Banggai kedepannya.

(Mhr)