NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Yuk, Intip Tekhnologi Pengolahan Limbah Lingkungan PT Donggi Senoro Lng

Advertorial Kamis, 27 /07/ 2017 18:25:53 20421 Pembaca  

Salah satu tekhologi DSLNG untuk menubah air limbah menjadi air siap konsumsi. (Foto: Muhajir)
Salah satu tekhologi DSLNG untuk menubah air limbah menjadi air siap konsumsi. (Foto: Muhajir)

Transsulawesi.com, Banggai – Dalam upaya pencegahan pencemaran lingkungan, PT Donggi Senoro Lng (DSLNG) telah berupaya kuat untuk mengurangi sumber dampak lingkungan. Upaya tersebut diterapkan dengan penanggulangan dan pengendalian pencemaran lingkungan secara efektif dan efisien.

Beruntung dalam kunjungan ke kilang DSLNG, Transsulawesi.com mendapatkan banyak kesempatan untuk melihat beberapa fasilitas alat tekhnologi mutakhir untuk pencegahan, pengendalian, dan pengolahan limbah lingkungan.

Apa saja fasilitas tekhnologi pengolahan limbah di DSLNG, berikut rangkumannya:

1. Tekhnologi Penanganan Kotoran Manusia (human excreta)

Saat mengunjungi fasilitas ini, pikiran yang melintas adalah bau, jijik, atau kotor. Namun itu tidak berlaku sampai anda melihat lihat bagaimana tekhnologi pengolahan limbah kotoran manusia ini, mampu mengurai tinja dengan sempurna hingga menjadi seperti lumpur hitam yang tidak berbau.

Mekanisme penguraian atau degradasi human excreta ini melalui beberapa proses yang dilewati. Yakni dimana kotoran manusia pada septi tank diberikan bakteri pengurai. Saat terurai, bakteri ini akan menjadi unsur penyeimbang alam di septik tank.

Setelah terurai, limbah ini disiapkan untuk pada proses terakhir yakni pembungan limbah setiap 120 hari sekali. Namun jangan salah, pembungan human excreta ini bukan di Kabupaten Banggai, akan tetapi di Cileungsi, Kota Bogor, untuk dimusnahkan pada fasilitas PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLi). PPLi sendiri adalah perusahaan Indonesia yang telah beroperasi sejak tahun 1994 yang menyediakan layanan pengumpulan, daur ulang, pengolahan dan pembuangan limbah berbahaya dan non-berbahaya.

2. Tekhonologi Pengolahan Limbah Air

Hampir seperti tekhnologi diatas, pengolahan limbah air, yakni bagaimana mengubah air buangan yang umumnya mengandung bahan-bahan atau zat-zat yang dapat membahayakan bagi kesehatan manusia serta mengganggu lingkungan hidup menjadi air bersih siap pakai.

Saat berkunjung, terlihat beberapa karyawan DSLNG menggunakan air olahan yang berasal dari air yang sebelumnya kotor untuk dimanfaatkan menjadi air siap dipakai untuk membersihkan kendaraan dan bisa untuk dikonsumsi. Sehingga karyawan DSLNG bisa menggunakan air limbah yang telah diproses untuk kebutuhan sehari hari karena tekhnologi yang diterapkan oleh DSLNG telah teruji.

3. Proses Pemisahan Sampah Perusahaan

Area ini adalah kawasan untuk memilah beberapa kategori sampah perusahaan dengan tujuan memisahkan sampah perusahaan yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu yang berguna atau tidak berguna lagi untuk dimusnahkan. Kategorinya yakni, sampah yang bisa dioleh kembali (Recycle Waste), sampah minyak goreng, (Grease and Used), dan sampah yang tidak bisa di olah kembali (Non Recycle).

4. Mesin Pembakar Sampah (Incinerator/Insinerator)

Mesin Incinerator merupakan alat untuk membakar sampah yang tidak bisa digunakan kembali dengan tujuan agar sampah tidak mengotori atau mencemari lingkungan. Dengan alat ini, sampah perusahaan DSLNG yang tidak bisa digunakan kembali akan dibakar atau dimusnahkan. Sampah pada mesin incinerator ini, akan dibakar pada temperatur 1000 derajat celcius, sehingga hasil pembakaran akan benar benar aman. Hasil pembakaran juga menghasilkan keluaran kandungan gas Co2 sehingga aman bagi ozone.

5. Offshore Oil Spill Prevention And Response

Untuk mengatasi tumpahan minyak di perairan laut, DSLNG sebagai perusahaan migas bertanggung jawab penuh menjaga perairan laut tidak tercemar. Salah satu tekhnologi yang diterapkan oleh DSLNG yakni menyiapkan Offshore Oil Spill Prevention And Response.

Tekhnologi ini telah disiapkan oleh DSLNG sejak jauh hari untuk mencegah terjadinya tumpahan minyak di perairan laut. Alat ini bekerja dengan tekhnik oil boom, yang merupakan teknik penanggulangan tumpahan minyak dengan cara melokalisir tumpahan minyak agar tidak melebar. Tumpahan minyak yang telah dilokalisir oleh oil boom kemudian diambil menggunakan oil skimmer. Oil skimmer memiliki kemampuan untuk memisahkan minyak dari air. Proses terakhir recovery, yakni pemulihan lokasi dalam aktivitas penanggulangan tumpahan minyak.

(Mhr)


 
BERITA TERKINI

#HEADLINE


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan