NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Nasional

256 Kilo Sabu Masuk di Pluit Jakarta Lewat Jalur Laut

Kamis, 27 /07/ 2017 02:24:24 1559 Pembaca  

Penyelundupan sabu di Pluit, Jakarta Utara, Rabu (26/7/2017). FOTO: Muhammad Abdurrosyid/detikcom
Penyelundupan sabu di Pluit, Jakarta Utara, Rabu (26/7/2017). FOTO: Muhammad Abdurrosyid/detikcom

Transsulawesi.com, Jakarta -- Sabu sabu seberat 256 Kilogram berhasil diamankan petugas gabungan Bareskrim Polri, Badan Narkotika Nasional, dan Bea-Cukai di Pluit, Jakarta Utara, Rabu (26/7). Penggerebekan yang berlokasi di kompleks Perumahan Muara Karang Blok D3 Selatan Nomor 16, Pluit itu berhasil mengungkap jaringan narkoba via jalur laut.

Barang haram itu diketahui dikirim dari China ke Indonesia melalui kapal laut. Sabu itu diselundupkan ke dalam delapan mesin pemoles sepatu yang berisi 40 bungkus sabu dengan berat 1,1 kg.

Dikutip dari CNNIndonesia.com, Rabu (26/7). Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan operasi gabungan ini dikendalikan oleh BNN, dengan kerjasama Polri, dan Bea Cukai karena menggunakan jalur laut.

"Ini memang kita harus kerjasama. Polri dan Bea Cukai ini makin bersinergi," ungkapnya di Jakarta, pada Rabu (26/7) malam.

Tito menambahkan, ia sangat berterima kasih kepada Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso, Sri Mulyani dan Dirjen Bea Cukai.

"Ini penting bagi kita," tambahnya.

Lebih jauh Tito mengatakan, Indonesia diserbu terus oleh kelompok-kelompok pemain sabu internasional. Termasuk juga yang sudah ada dalam jumlah besar dari Eropa tapi bukan jenis sabu.

"Tapi masih dikembangkan lagi satu atau dua hari lagi mungkin akan kita sampaikan juga kepada publik dengan jumlah yang juga spektakuler," katanya.

Tito menegaskan semua penyelundupan masuk dari jaringan laut. Untuk kasus penyelundupan Eropa, ia mengatakan masih sedang dikembangkan dengan jumlah yang juga tak kalah spektakulernya.

Sebelumnya diberitakan, petugas gabungan Polri, BNN dan Bea-Cukai melakukan penggerebekan di sebuah rumah di Pluit yang menjadi gudang penyimpanan, di mana sabu tersimpan di delapan mesin pemoles sepatu.

"Alhamdulillah, berjalan sesuai rencana. Delapan mesin pemoles sepatu berisi masing-masing per mesin 1,1 kilogram sabu. Total barang bukti yang berhasil disita 256 kilogram sabu," ungkap Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Daniyanto, dalam rilisnya.

Eko mengungkapkan mobil box yang mengangkut mesin pemoles sepatu tiba di gudang tersangka di Penjaringan, Pluit.

Adapun dua tersangka yang dijaring yakni satu orang WNA Taiwan berinisial MD dan 1 WNI.

(AF)

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan