NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Ekonomi

Cuaca Ekstrem dibagian Timur dan Selatan Banggai picu Harga Ikan Melangit

Jum'at, 02 /06/ 2017 20:37:32 10479 Pembaca  

Ilustrasi Nelayan batal melaut akibat cuaca buruk
Ilustrasi Nelayan batal melaut akibat cuaca buruk

Transsulawesi.com, LUWUK-- Masyarakat yang ingin mencicipi segarnya ikan laut saat berbuka puasa atau sahur harus menyediakan dana ekstra. Harga ikan laut melonjak tajam akibat cuaca buruk yang menyulitkan nelayan melaut sehingga volume perdagangan ikan pun merosot 50 persen.

Demikian pemantauan di sejumlah pasar ikan dibeberapa kecamatan (Batui, Moilong dan Toili) di Banggai, Sulawesi Tengah, Jumat (2/6/2017). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksi cuaca ekstrem dengan angin melebihi 27 kilometer/jam. Adanya hujan lebat juga dapat memicu gelombang tinggi.

Untuk jenis ikan lokal tuna (deho) maupun malalugis harga bisa mencapai 20 ribu untuk 4 ekor dengan ukuran kecil. Sedangkan jenis ikan pilihan, kakap merah ataupun cumi dari 45 ribu/kg kini sudah 55 ribu rupiah.

Potensi kencang

Terpantau dari Informasi Meteorologi Publik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, potensi hujan dengan intensitas tinggi meluas ke arah selatan dan timur kabupaten Banggai. Itu juga juga berpotensi angin kencang.

Padahal biasanya musim penghujan (Juni-Juli) hujan lebat tidak sering disertai angin kencang.Namun kali ini cuaca ekstrem dengan angin yang bertiup kencang sudah terjadi.

(Irfan)

 

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan