NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Transpedia

Yuk Pilih Takjil Sehat Saat Berbuka Puasa

Minggu, 28 /05/ 2017 14:45:08 23049 Pembaca  

(Foto: Tempo)
(Foto: Tempo)

Transsulawesi.com, Banggai -- Pada saat berbuka puasa anda pernah mengalami begah, pada sebagian besar orang yang menjalani puasa, hal tersebut cukup lazim atau normal. Karena, setelah belasan jam perut dalam keadaan kosong lalu tiba-tiba diisi banyak makanan.

Begah sebenarnya bisa dihindari dengan memilih menu berbuka puasa dan takjil yang sehat. Berikut adalah kiat memilih menu takjil yang sehat.   

Buah-buahan segar

Buah-buahan segar merupakan menu takjil ideal. Selain mengandung banyak air, vitamin, dan mineral, buah juga mengandung gula alami untuk mengembalikan energi dalam tubuh. Namun banyak orang salah kaprah dengan memakan buah sesudah makan berat. Buah sifatnya lebih mudah dicerna dan cepat membusuk.

Jika buah dimakan sesudah makanan berat yang mengandung karbohidrat dan protein, buah tidak tercerna dengan baik sehingga menyebabkan perut terasa begah. Karenanya, makanlah buah terlebih dahulu, selingi dengan salat magrib, lalu disambung dengan menyantap makan berat. Kiat lain, usahakan agar memakan buah tanpa campuran apa pun seperti susu, gula, atau sirup. Kandungan gula dan pemanis yang terlalu banyak justru membuat perut terasa begah.

Yoghurt

Masyarakat di Arab biasa mengonsumsi yogurt untuk mengimbangi manisnya kurma. Alih-alih susu, minuman bersoda, atau jus yang diberi pemanis, memilih yoghurt sebagai menu takjil lebih baik untuk kesehatan. Dari segi gizi, yoghurt tidak jauh berbeda dari susu. Bedanya, yoghurt mengandung bakteri asam laktat yang mampu mengubah laktosa (gula dalam susu yang sulit dicerna) menjadi glukosa dan galaktosa yang mudah dicerna. Semangkuk yoghurt untuk takjil adalah pilihan tepat untuk mencegah perut begah sesudah berbuka puasa.

Hindari minyak, garam, dan pemanis buatan

Makanan yang digoreng seperti bakwan, tahu, dan tempe goreng memang sangat menarik untuk menu berbuka puasa. Namun sebaiknya hindari makanan yang mengandung banyak minyak. Kandungan lemak dalam minyak menyulitkan pencernaan. Bagi yang sensitif, minyak juga memicu naiknya asam lambung dan radang tenggorokan. Selain makanan yang berminyak, sebaiknya hindari pula makanan yang tinggi garam dan pemanis buatan karena akan memberi efek mual setelah berbuka puasa.

Satu jenis saja

Terkadang orang lapar mata, lalu membeli aneka jenis makanan untuk takjil. Terlalu banyak makan takjil juga membuat perut kekenyangan sehingga terasa begah. Cobalah menahan diri untuk hanya memilih satu jenis takjil setiap berbuka puasa.

(Mhr)

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan