(Foto: Dokumentasi DSLNG)
(Foto: Dokumentasi DSLNG)

Transsulawesi.com, Banggai -- Dalam upaya mendorong terwujudnya pemerataan pembangunan melalui Desa Mandiri, PT Donggi-Senoro LNG bekerja sama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) dan Transmigrasi, melakukan sosialisasi program Peace Through Sustainable Village Development (Proseven).

Direktur Ditjen Pengembangan Daerah Tertentu Sugito dalam acara pembukaan Lokakarya dan sosialisasi rencana kerja Program Proseven 2017-2019 untuk Kabupaten Banggai, yang digelar Sabtu (13/5), di Luwuk, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut adalah wujud sinergitas antara Kementerian, Pemerintah Kabupaten Banggai, dan DSLNG dalam mendorong target-target pencapaian pembangunan nasional dalam beberapa tahun ke depan.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi momen penting untuk menyepakati kerangka kerja pengembangan model pembangunan integratif sebagai acuan pencapaian target Desa Mandiri di Kabupaten Banggai. Dalam kesempatan itu, hadir mewakili pemerintah Kabupaten Banggai, Wakil Bupati Banggai Mustar Labolo.

Sebelumnya, sejak penandatanganan perjanjian kerjasama antara DSLNG dan Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi pada 29 November 2016 lalu, tim Kementerian dan DSLNG langsung bergerak cepat melaksanakan pengumpulan data lapangan mengenai kondisi kemandirian masyarakat di 19 desa di Kecamatan Batui, Kintom, dan Nambo, yang merupakan wilayah terdekat Kilang LNG Donggi Senoro. Studi ini mencakup identifikasi masalah sosial budaya, sosial politik, dan sosial ekonomi.

Hasil kajian di lapangan akhirnya dirumuskan menjadi Program Proseven yang kemudian disosialisasikan kepada Pemerintah Kabupaten Banggai. Ke depannya, ada tujuh desa di tiga kecamatan sekitar Kilang DSLNG yang akan dijadikan percontohan Desa Mandiri di Kabupaten Banggai.

Sosialisasi ini cukup penting untuk memulai bersama mewujudkan Desa Mandiri, karena itu dihadiri sejumlah pejabat di Kementerian, antara lain Direktur Ditjen PDTu Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi, Sugito; dan Deputi Menteri Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suprayoga Hadi.

Proseven menjadi proyek percontohan yang mengusung strategi pembangunan integratif di tingkat desa. Sejauh ini, program mewujudkan Desa Mandiri yang diinisiasi DSLNG ini telah mendapatkan komitmen yang sama dari beberapa Kementerian terkait, antara lain Kementerian Sosial, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Diharapkan, langkah awal ini menjadi titik penting untuk mewujudkan Desa Mandiri di Kabupaten Banggai.

(Mhr)