NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

REGIONAL

Ahli Waris Siapkan Relokasi, Korban Eksekusi Tak Mampu Bangun Rumah

Senin, 08 /05/ 2017 21:52:03 7718 Pembaca  

Rumah darurat berukuran 2x4 berdiri dilahan relokasi yang disediakan Ahli Waris pada korban eksekusi Tanjung (FOTO: Transsulawesi.com)
Rumah darurat berukuran 2x4 berdiri dilahan relokasi yang disediakan Ahli Waris pada korban eksekusi Tanjung (FOTO: Transsulawesi.com)

Transsulawesi.Com, LUWUK -- Sebanyak 1.411 jiwa dari 343 kepala keluarga terancam kehilangan tempat tinggal pasca eksekusi lahan seluas enam hektar lebih dikawasan tanjung sari, kelurahan karaton, kota Luwuk Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Pasalnya, ahli waris salim albakar hanya bisa menyediakan lahan untuk relokasi warga seluas 35.000 meter persegi atau 3,5 Ha tanpa bangunan.

Pantauan transsulawesi.com, sekitar puluhan warga tanjung yang berniat membangun dilokasi tersebut terancam tak kesampaian, lantaran sejumlah warga mengaku tidak punya biaya untuk membangun rumah meski lahan telah tersedia.

“Kami sangat bersyukur karena disiapkan lahan, cuma untuk membangun kami belum punya biaya, untuk sementara saya hanya bisa bangun rumah dengan ukuran 2 x 4 meter biar bisa berlindung untuk sementara.” Jelas Asrin salah seorang warga yang menempati lahan didesa bunga.

Baca Juga: Tebang Pilih, Kantor Disnaker dan Kelurahan Karaton Tidak Digusur

Husain salah satu ahli waris saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan lahan seluas tiga hektar lebih untuk warga tanjung, “Intinya,kami hanya menyiapkan lahan bukan bantuan rumah”, kata Husain menegaskan.

Eksekusi lahan yang dilakukan oleh Pengadilan Negeri Luwuk berjalan selama empat hari, eksekusi sendiri dilaksanakan berdasarkan putusan inkrah setelah Peninjauan Kembali Mahkamah Agung No:655/Pk/Pdt/2000/Tanggal 13 Oktober 2003 yang kemudian menempatkan Salim Albakar selaku pemilik yang berhak mendapatkan kembali lahannya di kawasan tanjung. (Ab/SF)

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan