NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Advertorial

Menuju Pengelolaan Berkelanjutan Banggai Cardinal Fish

Sabtu, 29 /04/ 2017 16:44:00 22827 Pembaca  

Corporate Communication Manager DSLNG, Thamrin Hanafi saat memeberikan sambutannya di acara diskusi panel Banggai Cardinal Fish. (Foto: Transsulawesi.com/Mhr)
Corporate Communication Manager DSLNG, Thamrin Hanafi saat memeberikan sambutannya di acara diskusi panel Banggai Cardinal Fish. (Foto: Transsulawesi.com/Mhr)

Transsulawesi.com, Banggai – Upaya konservasi Ikan Capungan Banggai atau Cardinal Fish bertujuan untuk mencegah kepunahan karang di habitat alam, menjaga keseimbangan dan kemantapan ekosistem serta mengembangkan alternatif model pemanfaatannya yang lestari. 

Dalam diskusi panel dengan tema “Menuju Pengelolaan Berkelanjutan Banggai Cardinal Fish”, yang bertempat di Hotel Grand Soho, Jumat (28/4/2017), PT. Donggi Senoro LNG (DSLNG) mendukung penuh upaya perlindungan dan pelestarian ikan capungan banggai.

Saat memberikan sambutannya, Corporate Communication Manager DSLNG, Thamrin Hanafi, mengingatkan bahwa pemanfaatan ikan capungan banggai bukan sekedar pada sektor ekonomi semata, namun perlu memperhatikan keberlanjutannya habitatnya.

“Jangan sampai nanti ikannya sudah kita produksi banyak, kita ambil terus, tapi tidak memperhatikan sustainability, lama kelamaan akan punah”.

Thamrin Hanafi juga mengusulkan bahwa kedepannya semua pihak terkait untuk melakukan sebuah aksi bersama terkait pengelolaan dan perlindungan Cardinal Fish sehingga bisa melahirkan aturan dari pemerintah terkait Cardinal Fish.

“Perlu ada rencana aksi daerah, sebagai suatu instrumen policy untuk daerah”.

Ia juga mengatakan bahwa perusahaan DSLNG beberapa tahun lalu telah memulai program konservasi Cardinal Fish.

“Untuk Fishery Training Center, kami mempunyai berbagai macam jenis bangai cardinal pada program konservasi.” Tambahnya.

Pengelolaan berkelanjutan banggai cardinal fish sejalan dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 2007 tentang “Konservasi Sumberdaya Ikan” yang menyebutkan bahwa konservasi sumber daya ikan adalah upaya perlindungan, pelestarian dan pemanfaatan sumber daya ikan, termasuk ekosistem, jenis dan genetik untuk menjamin keberadaan, ketersediaan dan kesinambungannya dengan tetap memelihara dan meningkatkan kualitas nilai dan keanekaragaman sumber daya ikan.

Dari diskusi panel tentang pengelolaan berkelanjutan banggai cardinal fish, banyak melahirkan poin poin untuk kedepannya. Yakni tersedianya informasi populasi ikan capungan banggai dan pemanfaatan yang berkelanjutan. Begitu juga kapasitas SDM dalam pengelolaan Ikan Capungan Banggai, tata kelola dan restocking Ikan Capungan Banggai.

(Mhr)

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan