NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Markas intelijen Rusia Diserang, ISIS Klaim Bertanggung Jawab

Internasional Sabtu, 22 /04/ 2017 10:42:33 3683 Pembaca  

Markas intelijen Rusia , Dinas Keamanan Federal (FSB) di serang oleh seorang pria bersenjata. (Foto: businessinsider)
Markas intelijen Rusia , Dinas Keamanan Federal (FSB) di serang oleh seorang pria bersenjata. (Foto: businessinsider)

Transsulawesi.com, Moskow - Markas intelijen Rusia , Dinas Keamanan Federal (FSB) di serang oleh seorang pria bersenjata yang mengakibatkan dua orang tewas. Dalam penyerangan tersebut, dua orang yang ditembak mati adalah seorang agen intelijen dan seorang pengunjung kantor.

Adapun pelaku penembakan ditembak mati oleh aparat. Sementara seorang agen intelijen lain dilaporkan terluka dalam insiden ini.

Kelompok radikal Negara Islam di Irak dan Suriah atau ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan mematikan di markas badan intelijen domestik Rusia (FSB), Jumat lalu.

Seperti dilansir AP, Jumat 21 April 2017, kantor FSB yang jadi lokasi serangan berada di Khabarovsk, dekat perbatasan  dengan Cina. Menurut FSB, pelaku berhasil melewati alat deteksi logam dan kemudian melepaskan tembakan di luar pos pemeriksaan keamanan ruang tamu kantor pada Jumat lalu. FSB membenarkan seorang petugasnya terbunuh.

FSB adalah organisasi penerus utama KGB yang ditakuti  terkait operasi kontra-terorisme. Namun, operasi intelijen FSB hanya untuk dalam negeri Rusia.

Serangan mematikan terhadap aparat penegak hukum di Rusia merupakan hal yang sangat jarang terjadi di wilayah yang tak stabil di utara area Kaukasus.

Namun, wilayah Rusia tengah menggencarkan pengamanan sejak serangan bom bunuh diri di dalam kereta bawah tanah di Kota St Petersburg pada 3 April lalu. Serangan itu merenggut 15 nyawa. 

(Mhr)

 

Komentar

#HEADLINE

KontraS Minta Kematian Terduga Teroris Indramayu Diusut
BERITA TERKINI
BERITA PILIHAN

Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan