NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Ekonomi

Sulteng Pecahkan Rekor Investasi Terbesar Di Sulawesi

Senin, 20 /03/ 2017 21:28:08 5608 Pembaca  

Tampak Kepala DPMPTSP Sulteng, Shandra Tobondo (kiri) dan Kepala DPMPTSP Banggai Ernaini Mustatim saat kunjungan. (Foto dokumentasi DSLNG)
Tampak Kepala DPMPTSP Sulteng, Shandra Tobondo (kiri) dan Kepala DPMPTSP Banggai Ernaini Mustatim saat kunjungan. (Foto dokumentasi DSLNG)

TRANSSULAWESI.COM, BANGGAI - Provinsi Sulawesi Tengah kembali memecahkan rekor tertinggi realisasi investasi di kawasan timur Indonesia. Realisasi investasi Sulteng mencapai Rp 22 triliun, atau naik dari pencapaian tahun 2015 yang menjadi target sebesar Rp 14,53 triliun.

Peningkatan realisasi investasi di sulteng mendorong laju pertumbuhan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat dan membuka lapangan kerja baru. Sebagai perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA), PT Donggi Senoro LNG yang merupakan perusahaan bisnis minyak dan gas, banyak berkontribusi dalam pencapaian tersebut.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulteng, Shandra Tobondo, dalam kunjungannya bersama kepala DPMPTSP kabupaten se-Sulteng ke Kilang LNG Donggi Senoro, Kamis (16/3), menyampaikan bahwa PT DSLNG ikut berkontribusi dalam pencapaian laju pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan di sulteng.

Terhitung selama 2016, terhitung sulteng memecahkan rekor tertinggi realisasi investasi di kawasan timur yakni dari realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp1,08 triliun, sedangkan realisasi PMA sebesar Rp21,9 triliun.

Menurut Shandra nilai realisasi investasi tersebut naik sebesar 102 persen dibanding periode yang sama tahun 2015.

Shandra mengatakan dari nilai investasi tersebut terbesar dari penanaman modal asing yakni Rp16,4 triliun. Sementara penanaman modal dalam negeri baru sebesar Rp920,5 miliar.

Investasi terbesar masih berada di daerah Banggai sebesar Rp13,8 triliun. Disusul Kabupaten Morowali Utara sebesar Rp586,9 miliar, Kabupaten Poso Rp320,1 miliar dan Kota Palu sebesar Rp80 miliar.

(Mhr)

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan