NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Fokus

Menakar Sampel Kehadiran Para Aleg di DPRD Banggai

Kamis, 16 /03/ 2017 05:22:39 6992 Pembaca  

Anggota DPRD Banggai saat pelantikan Periode 2014 - 2019 ( FOTO: transsulawesi.com)
Anggota DPRD Banggai saat pelantikan Periode 2014 - 2019 ( FOTO: transsulawesi.com)

TRANSSULAWESI.COM, LUWUK -- DPRD Banggai periode 2014-2019 minim prestasi. Mulai dari produktivitas legilasi yang rendah dan jauh dari target, hingga penyakit minimnya kehadiran masih sangat menonjol. Contohnya Selasa 14 Maret 2017 kemarin, media setempat memberitakan tidak ada anggota legislatif yang berkantor.

Padahal hari itu, sejumlah anggota legislatif asal Kabupaten Sigi datang melakukan lawatan studi banding, namun kehadiran mereka tidak berhasil menemui siapa siapa, dan hanya diterima pegawai di kesekartariatan.

“Tidak ada masalah, sekalipun tidak ada satupun anggota DPRD Banggai (yang hadir atau menemui kami). Sudah cukup jajaran sekretariat yang menjamu,” kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Sigi, Yusuf Edison.

Yusuf yang datang bersama tiga anggota legislatif lainnya, terpaksa menghabiskan waktu bersama para pegawai di sekertariat dewan.

Yusuf sebelumnya telah menyusun rencana kunjungan ke DPRD Banggai dalam rangka sharing terkait masalah reses. Salah satunya tentang pemeriksaan BPK.

“Kami ingin tahu bagaimana pola di DPRD Banggai, sehingga tidak ada persoalan dalam pemeriksaan BPK,” kata anggota Fraksi Partai NasDem DPRD Sigi ini.

Selain itu, ketersedian beras di Kabupaten Banggai dalam menghadapi bulan puasa dan lebaran. Informasi yang diterimanya, tahun 2015 lalu, Kabupaten Banggai mengalami surplus, namun masih bisa menyuplai ke daerah lain.

“Kami tertarik. Olehnya kami stuban (studi banding) tentang itu,” imbuh Yusuf.

Selanjutnya masih dihari yang sama, warga Kecamatan Balantak, Sarakiah Manasai (67) juga harus gigit jari. Datang dari jauh untuk mengadu persoalan yang menimpa dirinya, mesti pulang tanpa berhasil menemui satupun wakil rakyat.

Niat Sarakiah adalah ingin menemui Aleg asal Dapil IV untuk mengadukan persoalan lahan miliknya yang dicaplok pemerintah kecamatan tanpa ganti rugi.

“Masa lahan saya digunakan tidak ada biaya ganti rugi,” akunya

Dia mengaku mendatangi dewan, karena sebelumnya dikabarkan para aleg sudah aktif berkantor pada Selasa (14/03). Sebab agenda Musrembang Kecamatan tahap II sudah selesai.

Informasi dari salah seorang staf sekertariat dewan mengatakan, para Anggota DPRD sedang melakukan lawatan ke Jakarta, namun ia sendiri tidak mengetahui persis agenda keberangkatan tersebut. (SF)

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan