NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Regional

Potret Kemiskinan Ditengah Melubernya Dana Desa

Rabu, 08 /03/ 2017 23:20:20 5460 Pembaca  

Nenek Jahra di teras rumah (Foto: Zul)
Nenek Jahra di teras rumah (Foto: Zul)

TRANSSULAWESI.COM, BUNTA -- Rumah Jahra (60), di Dusun I, Desa Hion Kecamatan Bunta, Banggai Sulawesi Tengah, mungkin bisa menjadi potret buram kemiskinan ditengah melubernya Anggaran Dana Desa (ADD) yang dikucurkan pemerintah pusat. Kabarnya desa tempat keberadaan Nenek Jahra pertahunnya bisa menerima ADD hingga 1 Milyar lebih.

Sekalipun begitu, keberadaan nenek Jahra seolah luput dari partisipasi pemerintah desa, termasuk nihilnya ADD yang disisihkan buat rumah yang ditinggalinya. Papan yang tak kuat, atap bocor menjadi pemandangan biasa dari bilik kamarnya.

Benar – benar  tidak ada yang istimewa di dalam rumah, hanya terdapat satu buah ranjang usang dan meja reot. Di bagian dapur hanya terdapat tempat berupa tungku yang bersih karena jarang terpakai.

Soal bertahan hidup, Jahra lebih memanfaatkan tanaman sayur yang ada disekitar halam rumah, bukan karena vegetarian, namun ia tidak punya pilihan lain selain menjadikan sayur sebagai bahan pokok, karena untuk membeli beras sangat sulit apalagi ikan laut.

Selain itu, Ia juga mulai sering sakit – sakitan, tapi itu mesti dianggap biasa, kata Jahra. Alasannya karena tidak mampu lagi membeli obat. Kini nenek Jahra hanya berharap ada keringanan dari pemerintah setempat melalui dana ADD, setidaknya kata Jahra bisa disantuni untuk membeli beras murah atau raskin (ZUL)

BACA JUGA: Dana Desa Tidak Efektif Dalam Penyerapannya

 

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan