NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Peristiwa

Mantan Anggota Polisi Terancam Hukuman Mati terkait Kepemilikan Sabu

Rabu, 08 /03/ 2017 02:00:57 5652 Pembaca  

Ilustrasi
Ilustrasi

TRANSSULAWESI.COM, PALU -- Aswan (36) Terdakwa kepmilikan sabu sabu seberat 1,9 kilogram atau senilai Rp2 miliar lebih hanya bias tertunduk dan tampak pasrah ketika Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyebut bahwa ia terancam hukuman mati.

Aswan yang diketahui juga sebagai pecatan anggota Polri itu diajukan ke persidangan Pengadilan Negeri Palu, Selasa (07/03/17)

Jaksa penuntut umum (JPU), Thomas, SH dalam dakwaannya menguraikan bahwa terdakwa ditangkap oleh aparat kepolisian pada 16 Oktober 2016 di Jalan Kartini, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, sekitar pukul 17.30 Wita.

Saat ditangkap, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa dua paket besar berisi sabu-sabu dari tas ransel yang dibawa terdakwa.

Jaksa Thomas menguraikan bahwa dari hasil interogasi petugas kepolisian, terdakwa mengaku bahwa sabu-sabu itu didapatkan dari seseorang bernama Opan yang tengah menjalani hukuman di dalam Lapas Madaeng di Surabaya.

Sabu-sabu itu sampai ketangan terdakwa melalui seorang perantara yang tidak dikenal oleh terdakwa sebab proses penyerahan dilakukan secara tidak langsung.

"Terdakwa mengaku jika sabu-sabu itu akan dijual seharga Rp1,25 juta per gramnya," ujar Jaksa.

Dalam kasus itu, Aswan didakwa melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 114 ayat (2) atau kedua Pasal 112 ayat (2) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Berdasarkan pasal tersebut, terdakwa diancam dengan hukuman pidana maksimal yakni penjara seumur hidup atau hukuman mati.

Menanggapi dakwaan itu, kepada majelis hakim yang diketuai Made Sukanada, terdakwa yang hadir dengan didampingi penasihat hukumnya, Deni mengaku tidak akan mengajukan keberatan atau eksepsi

Olehnya proses persidangan akan dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi (FA)

 

ANTARA

 

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan