NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Ketika Ongki Sang Ajudan bukan Siapa Siapa Lagi

Reportase Kamis, 09 /02/ 2017 05:12:54 4090 Pembaca  

Ilustrasi
Ilustrasi

TRANSSULAWESI.COM - Kenangan manis penuh kewibawaan itu tidak ada lagi bagi Ongki Rompas (41) setelah menjadi tersangka penyalahgunaan Narkoba yang ditangkap bersama barang bukti Sabu di lingkungan Rumah Jabatan Bupati Banggai belum lama ini. Isu memalukan itu bergulir cepat sekaligus menguak Ongki bukan siapa siapa dilingkup pemerintah daerah.

Berita penangkapan mendadak viral dimedia lokal, Ongki yang selama ini dikenal sebagai ajudan Bupati Banggai. Ir. H. Herwin Yatim hanya bisa pasrah ketika dirinya menghadapi dua persoalan sekaligus, selain hukum pidana, sanksi sosial dari orang yang diandalkannya juga diterimanya.

Buktinya, Setelah penangkapan pada, Minggu (28/1/2017), berita klarifikasi tentang Ongki masih menjadi topik, disini bukan berapa banyak kepemilikan sabu, melainkan, perubahan status dari Ajudan Bupati berubah menjadi pegawai Cleaning Service.

Klarifikasi-pun datang, kepastian Ongki bukanlah orang dekat Bupati Herwin Yatim apalagi Ajudan.

Bahkan para sumber mengisyaratkan ada kesan SKSD, Sok Kenal Sok Dekat yang dibangun Ongki Rompas.

“Banyak tipikal orang seperti itu di rujab. Mereka yang aktif melakukan pendekatan kepada pak Herwin,” jelas Unsur Wakil Ketua DPC PDIP Kabupaten Banggai, Onesimus Djaka, seperti dikutip Luwuk Post.

Sementara dilain sisi, kata dia, Herwin adalah pejabat publik yang bersimpatik kepada semua orang, termasuk pada Ongki.

Malah, menurut Onesimus, Sang Bupati, Herwin Yatim sebenarnya tidak peduli terhadap Ongki, puncaknya ketika merusak Mobil Terrano yang dikendarainya.

“Sejak mobil terrano yang dikendarai Ongki jatuh di Desa Boloak Kecamatan Balantak, sejak itu pak Herwin tidak lagi respek dengannya. Hanya saja Dia sering datang ke rujab, sehingga mustahil pak Herwin mengusirnya,” ujar Onesimus.

Onesimus-pun menyarankan, agar kedepan Herwin Yatim lebih selektif terhadap oknum yang melakukan PDKT. “Jangan sampai ada orang munafik yang justru menjatuhkan kredibilitas Herwin sebagai bupati,” ujarnya.

Klarifikasi resmi juga datang dari Kabag Humas Setda Kabupaten Banggai, Soffian Datu Adam, kepada media ia mengatakan kedekatan Ongki dengan Herwin Yatim memang terjalin saat suksesi politik lalu. Namun setelah dilantik menjadi Bupati Banggai, tidak terlihat lagi kedekatan itu.

“Kalau memang benar Ongki adalah ajudan Bupati, mestinya yang bersangkutan aktif setiap hari. Tapi kenyataannya tidak demikian”. Ungkap Soffian

Agar status Ongki Rompas bisa lebih jelas, Soffian berharap para peliput atau media hendaknya mengedepankan konfirmasi. Sehingga, menurutnya, hal itu tidak menjadi isu liar di tengah publik.

***

Kejelasan siapa Ongki mulai terjawab melalui pelurusan fakta yang diungkap sejumlah pejabat teras kabupaten, namun pelurusan itu membuat pihak keluarga Ongki Rompas tidak bias menerima sepenuhnya.

Misalnya pernyataan Kabag Hukum Setda Kabupaten Banggai, Nur Djalal yang menyebut Ongki Rompas hanyalah seorang petugas Cleaning Service (petugas jasa kebersihan) di Rujab Bupati jalan Ir. Soekarno, dan bukan ajudan bupati Banggai.

Masih dilansir dari Luwukpost.info, pernyataan ini langsung dibantah Yanto Rompas kakak kandung Ongki; “Tak pernah saya melihat Ongki memegang sapu ataupun kain lap. Kabag Hukum itu tidak tahu apa-apa soal Ongki,” ujarnya, Senin (06/02/2017)

Namun demikian itu bukanlah soal bagi keluarga Ongki, tapi setidaknya menurut Yanto, pemerintah tidak melepas tangan begitu saja. Minimal ada pendampingan hukum buat adiknya.

“Jangan melupakan jasa baik adik saya,” tandas Yanto.

(FA)


 

#HEADLINE

Soal Utang Nyaris Rp 4.000 T, Ekonom: Harus Dorong Produktivitas
BERITA TERKINI
BERITA PILIHAN

Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan