NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Peristiwa

PPK Dinas Jadi Tersangka dan Ditahan di Rutan Polres Banggai

Selasa, 31 /01/ 2017 15:38:25 6793 Pembaca  

Salah satu View Jasa Konsultan pada Proyek penyusunan studi kelayakan dan Master Plan pengembangan kawasan pesisir perkotaan Kabupaten Banggai, Penataan ekstension Bandara Syukuran Amir (dok.transsulawesi.com)
Salah satu View Jasa Konsultan pada Proyek penyusunan studi kelayakan dan Master Plan pengembangan kawasan pesisir perkotaan Kabupaten Banggai, Penataan ekstension Bandara Syukuran Amir (dok.transsulawesi.com)

TRANSSULAWESI.COM, Luwuk - Penyidik Satreskrim Polres Banggai menetapkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Kota Kabupaten Banggai Haris Djafar (HD) sebagai tersangka dan langsung menahannya pada Senin, 30 Januari 2017. Ia dijerat dengan pasal 2 ayat (1) atau pasal 3 Undang-undang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 KUHP.

Kasus yang melilit PPK ini terkait dengan Paket proyek pekerjaan jasa konsultasi penyusunan Studi Kelayakan dan Master Plan Pengembangan Kawasan Pesisir Perkotaan, pada segmen Bubung dan segmen Simpong.

“Tersangka sudah ditahan (30/01) sekitar jam 7 malam dan ditempatkan di Rutan Polres Banggai,” kata Kasubbag Humas Polres Banggai AKP Wiratno Apit, SH, MH, Senin (30/01/17).

Menurut Wiratno, HD ditetapkan tersangka adalah karena terlibat langsung sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Disciktar Banggai (sekarang Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan) pada  proyek yang menelan anggaran Rp2,4 miliar Tahun Anggaran 2014. HD sendiri dalam pemeriksaan dicecar 45 pertanyaan.

Diketahui pemeriksaan kali ini adalah pemeriksaan lanjutan setelah sebelumnya tersangka meminta pemeriksaan terhadap dirinya ditunda karena belum menunjuk penasehat hukum. Sehingga menurut Apit, sampai kemarin tersangka sudah didampingi Bambang Djafaar SH, sebagai kuasa hukum yang ditunjuk.

Untuk selanjutnya pemeriksaan kembali dilakukan hari ini, Selasa 31, Januari 2017, setelah kemarin terhenti karena tersangka mengaku kelelahan,“namun karena tersangka kelelahan pemeriksaan dihentikan dan akan dilanjutkan kembali pada esok (hari ini) Selasa (31/1/2017),”tutur Apit.

Setelah ditahannya HD, maka dikasus yang sama tersangka sudah berjumlah dua orang, setelah IAS Direktur PT Dann Bintang Gelar Rancana (DBGR) terlebih dahulu ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Polres Banggai. (ab/AL)

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan