NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Reportase

Rencana 2017. Bahasa Lokal Daerah Banggai Masuk di MP Mulok

Sabtu, 22 /10/ 2016 16:56:04 22329 Pembaca  

Suasana rapat
Suasana rapat

BANGGAI, Luwuk  - Gagasan memasukan bahasa daerah lokal Banggai, dalam Mata Pelajaran Muatan Lokal (MP-MULOK) disemua sekolah dari tingkat sekolah dasar hingga menengah atas dan sederajat mulai diperioritaskan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai.

Seperti belum lama ini, (18/10/2016), dilangsungkan Musyawarah Persiapan Pelaksanaan Mulok 2017 Untuk SD,SMP,SMA. Rapat yang dibuka Sekdis P&K Rianto Lanipi, S.Sos dan dipimpin Kepala Bidang Kebudayaan Drs. Iswanto sandagang.

Dalam rapat tersebut melahirkan tiga poin yang menjadi indikator utama dalam memuluskan rencana untuk memasukan 4 bahasa setempat dalam Mulok seperti bahasa  Banggai, Balantak Saluan dan Andio, salah satunya mengenai payung hukum.

“Untuk mengatur hal ini, perlu ada payung hukum yang jelas, berupa peraturan daerah (Perda) dan Peraturan Bupati (Perbub),” ujar Rianto.

Selain itu, tandas Rianto, agar dilakukan pula perumusan program jangka pendek dan jangka panjang sebagai persiapan pelaksanaan Mulok di 2017 mendatang. Jika terlaksana, maka akan ada sehari dalam enam hari masa efektif belajar, dimana setiap siswa wajib berbahasa daerah di masing-masing wilayahnya.

“Untuk memulai hal itu, sebaiknya terlebih dahulu dengan memohon di keluarkannya instruksi Bupati mengenai penggunaan bahasa daerah di tiap satuan pendidikan dan memilih satu hari sebagai gari wajib menggunakan bahasa daerah,” kata Rianto dihadapan para peserta rapat  yang dihadiri para KUPT Pendidikan, juga Lembaga Adat dari salah satu wilayah.

Sekretaris Dewan Pendidikan Saharun Hamang dalam kesempatan itu juga menambahkan, selain payung hukum, menurutnya standar Kurikulum, Silabus dan RPP menjadi bagian penting yang harus dirancang guna keseragaman kompetensi.

“Dengan demikian ada penyeragaman pemahaman dalam pelaksanaan Mulok di semua tingkat satuan pendidikan,” ujarnya.

Akhir dari rapat musyawarah yang berlangsung di ruang rapat bidang kebudayaan, Pimpinan Rapat Drs. Iswanto Sandagang memberikan 3 poin penting dalam implementasi bahsa daerah dalam Mata Pelajaran Muatan Lokal.

Pertama. Diperlukan instruksi bupati sebagai dasar payung hukum.

Kedua : Pembentukan tim teknis yang mengkaji, membahas dan merumuskan,

dan terakhir melahirkan rekomendasi yang menjadi dasar lahirnya Perda dan Perbub Mulok 2017

(Sam)

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan