NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Travel

Menikmati Kembaran Raja Ampat di Morowali

Minggu, 21 /08/ 2016 23:16:08 60534 Pembaca  

FOTO: Karina
FOTO: Karina

MOROWALI - Eksplore wisata Sulawesi Tengah tertuju di kepulauan Sombori yang terletak arah tenggara Kabupaten Morowali, beberapa kru pers telah bersiap di pelabuhan lafei kecamatan bungku selatan untuk menuju kesana.

Rasa penasaran terus bergelayut di benak kami yang belum pernah menginjakkan kaki di sana. Transsulawesi.com bersama rekan pewarta dari tiga stasiun televisi (SCTV, Berita Satu dan TV. One) melaksanakan Tur sombori dalam rangkaian pengibaran bendera di dua alam.

Bersama Kapal Motor Fatwa, kami menikmati perjalanan sesuai arah kompas yang memandu ke gerbang sombori sambil menikmati pemandangan lautan banda.

Sekitar 3 jam lebih perjalanan laut, tak lama terlihat bentangan gerbang dari gugusan pulau berkarang, sekaligus tanda kapal motor yang kami tumpangi bakal memasuki kawasan sombori yang luasnya lebih dari 175 ribu hektare tersebut.

Tak salah disebut kembaran Raja Ampat, inilah konservasi laut sebagai rumah dari berbagai jenis biota laut. Benar kreasi Tuhan yang Maha Besar, menikmati pemndangan berupa dinding batu di dua sisi saat memasuki perairan yang masih perawan berwarna turquoise yang cantik itu.

Air lautnya begitu jernih sampai-sampai dengan mata telanjang pun Anda bisa melihat pemandangan terumbu karang dan ikan-ikan di bawah laut. Sungguh layaknya aquarium raksasa.

Memang, belum banyak wisatawan yang mengeksplor keindahan Kepulauan Sombori. Namun, sebenarnya Kepulauan Sombori ini sudah lama eksis bagi warga di sekitar pulau tersebut. Hal ini terbukti dengan adanya masyarakat yang bermukim di daerah tersebut. Hampir seluruh warga merupakan suku bajo.

Posisi yang diapit gunung berbatu, membuat kepulauan sombori sering dihampiri nelayan sebagai tempat berlindung saat cuaca buruk dan ombak tinggi, dan desa Mbokita yang berada di wilayah administrasi kecamatan Menui Kepulauan adalah pulau karang utama menjadi tujuan mereka dan kami saat itu.

Menanti detik detik proklamasi keesokan harinya, ratusan pengunjung yang ada saat itu langsung menikmati beningnya air laut dan puluhan keramba terisi ikan milik penduduk setempat.

IS/Ab

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan