NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Keraton Surakarta Tetapkan Idul Fitri Kamis 7 Juli 2016

Historia Selasa, 05 /07/ 2016 02:24:21 22525 Pembaca  

Ilustrasi (soloposfm.com)
Ilustrasi (soloposfm.com)

Transsulawesi - Keraton Kasunanan Surakarta memutuskan hari perayaan Idul Fitri di tanggal yang berbeda. Keraton Kasunanan Surakarta memutuskan 1 Syawal 1437 Hijiriah jatuh pada Kamis, 7 Juli 2016.

Meski Pengurus Besar Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama menetapkan 1 Syawal 1437 Hijiriah jatuh pada hari yang sama, yakni 6 Juli 2016, namun Keraton Kasunanan Surakarta memutuskan hari perayaan Idul Fitri jatuh pada hari kamis.

Penetapan Idul Fitri sehari setelah tanggal yang ditetapkan pemerintah, diakui sudah sesuai patokan penanggalan yang dipakai Keraton tersebut. Penanggalan atau almanak yang dipakai adalah Penanggalan Sultan Agung.

“Kami menentapkan penanggalan sesuai dengan kalender Sultan Agung atau kalender Jawa yang sejak dulu memang dipakai oleh Keraton Kasunanan Surakarta sebagai penerus dinasti Mataram Islam,” kata KPA Winarno Kusumo, Wakil Pengangeng Sasono Wilopo Keraton Surakarta, dikutip dari detikcom, Senin (4/7).

Dalam perayaan Idul Fitri pada hari Kamis, Keraton Surakarta akan melakukan tradisi Grebeg Syawal. Dalam perayaan Grebeg Syawal yang dilakukan setahun sekali ini, keraton akan mengeluarkan sepasang gunungan yang terbuat dari nasi dan lauk pauk.

Kedua gunungan ini akan diarak dari keraton menuju Masjid Agung untuk didoakan oleh para ulama. Setelah didoakan, gunungan tersebut akan dibagikan kepada masyarakat umum.

(adjie)

 

Komentar

#HEADLINE

KontraS Minta Kematian Terduga Teroris Indramayu Diusut
BERITA TERKINI
BERITA PILIHAN

Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan