NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

EKONOMI

Jelang Ramadhan, Harga Rempah di Pasar Basanohi Sanana Naik Tinggi

Sabtu, 28 /05/ 2016 19:40:26 7521 Pembaca  


TRANSS, Sanana (Malut) - Menjelang bulan Ramadhan harga beberapa kebutuhan pokok atau sembako melonjak drastis. Selain beras, harga rempah seperti cabai keriting dan bawang merah juga bawang putih melonjak naik hingga 80 persen. Kondisi ini dikeluhkan oleh masyarakat terutama para ibu rumah tangga.

Cabai merah yang sebelumnya 26 ribu rupiah per kilogram (kg), naik menjadi 55  ribu rupiah, sedangkan bawang merah 32 ribu rupiah per kilogram kini sudah melesat menjadi 55 ribu, hingga 58 ribu rupiah untuk setiap kilogramnya.

Tidak hanya bahan rempah, harga gula pasir, minyak kelapa curah pun mulai naik pelan dari harga normal sebelumnya. Menurut Riana warga Sanana yang datang berbelanja mengatakan, untuk nilai uang 100 ribu rupiah, Ia hanya bisa membeli cabai keriting dan bawang.

“Jujur saja kenaikan harga ini sangat memberatkan kami. “ kata Riana

Olehnya, Ia berharap pemerintah setempat segera melaksanakan pasar murah, agar masyarakat dapat terbantu. Dan harapannya pemerintah setempat bisa serius mengawasi dan mengontrol harga-harga sembako menjelang Ramadhan.

Kenaikan harga bahan pokok dan rempah ini, diakui pedagang pasar tradisional basanohi, Ani mengatakan kenaikan terjadi dikarenakan kurangnya stok sembako, akibatnya hargapun melonjak tinggi.

“ Kenaikan harga sembako baru terjadi empat hari lalu. Semua naik dikarenakan kurangnya stok di sini. “ jelasnya.

Kini masyarakat mengharapkan pada pemda kepulauan sula dalam hal ini Disperindagkop agar dapat mencari solusi guna mengatasi kelonjakan harga menjelang bulan suci ramadhan. (ris).

 

Komentar

#HEADLINE

Bupati Banggai Lantik dan Ambil Sumpah Sekab yang Baru
BERITA TERKINI
BERITA PILIHAN

Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan