NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Nasional

Menteri ESDM: 70 Tahun RI Merdeka, Masih Ada Rakyat Belum Dapat Listrik

Rabu, 27 /04/ 2016 11:58:54 4798 Pembaca  

Sudirman Said (Photo:energitoday.com)
Sudirman Said (Photo:energitoday.com)

Jakarta -Menteri ESDM, Sudirman Said mengaku sedih. Indonesia sudah 70 tahun merdeka, tapi masih ada rakyat yang belum menikmati listrik. Sudirman mendapati kenyataan itu setelah mengunjungi berbagai daerah di seluruh pelosok Nusantara.

Di wilayah Indonesia Barat, Pulau Nias yang didatanginya 2 minggu lalu masih kekurangan listrik. Di Indonesia Timur, kondisinya lebih menyedihkan lagi, tergambar dari Kabupaten Maybrat di Papua Barat yang dikunjungi Sudirman pekan lalu.

"Minggu lalu saya ke Papua, situasinya lebih menyedihkan. Ada kabupaten yang sedikit pun belum tersentuh oleh listrik PLN. Saya ke Maluku Tenggara Barat, di sana masih banyak penduduk di pulau yang belum menikmati listrik. Bahkan Bupati Maluku Barat Daya dalam satu pertemuan di Ambon, mengatakan kepada saya, 'Bapak, kalau Bapak bawa listrik kepada masyarakat kami, Bapak tidak usah sembahyang Jumat pun, Bapak akan masuk surga'," tutur Sudirman, dalam sambutannya saat membuka diskusi Subsidi Listrik Tepat Sasaran di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Rabu (27/4/2016).

"Kenyataan-kenyataan ini menunjukkan, bahwa setelah 70 tahun Indonesia merdeka, masih ada masyarakat Indonesia yang belum memiliki akses ke listrik," dia menambahkan.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, ada 12.659 desa tersebar di seluruh Indonesia yang belum memiliki akses listrik dari PLN, 2.519 di antaranya masih gelap gulita di malam hari. Artinya bahkan mengupayakan genset bersama pun masyarakat itu tidak mampu.

"Desa-desa ini terletak mayoritasnya di Papua dan kawasan timur Indonesia lainnya. Rasio elektrifikasi nasional saat ini ada di angka 87%, pemerintah menargetkan 97% pada 2019. Namun masih ada 56 kabupaten yang rasio elektrifikasinya masih di bawah 50%. Sebanyak 46 di antaranya ada di Timur, selebihnya ada di Kalimantan Tengah, Sulawesi Barat, Kepulauan Riau, Nias, dan Mentawai," tukas dia.

Itu semua menjadi tugas pemerintah untuk memberikan keadilan dengan menyiapkan listrik bagi masyarakat di daerah-daerah terpencil tersebut.

"Menjangkau daerah-daerah seperti itu tidak bisa dilakukan dengan cara business as usual. Daerahnya jauh, geografisnya sulit, penduduknya tersebar, ekonominya belum berkembang. Pendekatan ekonomi yang selama ini dijalankan oleh BUMN seperti PLN tidak akan bisa bekerja," ucap Sudirman.

Karena itulah Sudirman mencanangkan Program Indonesia Terang (PIT). PIT adalah program bersama pemerintah untuk memberikan akses listrik kepada 12.659 desa tertinggal sebelum 2020.

PIT adalah program multi-approach dengan melibatkan semua pemangku kepentingan, pemerintah, swasta, masyarakat sipil, bahkan dunia internasional.

"Semuanya akan bersama-sama menyelesaikan upaya percepatan melistriki daerah terpencil Indonesia, menyediakan listrik bagi setiap insan Indonesia di mana pun mereka berada," tutupnya.

Detik.com

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan