NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Aksi Korporasi

Kuartal I, Produksi Minyak Pertamina Naik 14 Persen Ditopang Blok Cepu

Senin, 11 /04/ 2016 13:15:52 13027 Pembaca  

Kenaikan produksi minyak berasal dari PT Pertamina EP Cepu yang pada tiga bulan pertama 2015 sebesar 20.000 BOPD menjadi 67.000 BOPD pada tiga bulan 2016
Kenaikan produksi minyak berasal dari PT Pertamina EP Cepu yang pada tiga bulan pertama 2015 sebesar 20.000 BOPD menjadi 67.000 BOPD pada tiga bulan 2016

Jakarta- PT Pertamina (Persero), mencatat peningkatan produksi minyak dan gas sepanjang kuartal I-2016. Produksi minyak perseroan naik 14 persen menjadi 305.000 barrel oil per day (BOPD) dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar 267.000 BOPD.

“Kenaikan produksi minyak berasal dari PT Pertamina EP Cepu yang pada tiga bulan pertama 2015 sebesar 20.000 BOPD menjadi 67.000 BOPD pada tiga bulan 2016,” ujar Direktur Hulu Pertamina Syamsu Alam, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (11/4).

Sementara produksi gas, menurut Syamsu, mencatat produksi sebesar 1.961 juta kaki kubik per hari (MMSCFD), naik 20,8 persen dibandingkan periode tiga bulan 2015 sebesar 1.623 MMSCFD. Kenaikan produksi gas juga berasal dari dari dua blok gas yang baru diakuisisi dari ExxonMobil di Nanggroe Aceh Darussalam, yakni Blok NSO dan NSB yang saat ini dioperasikan PT Pertamina Hulu Energi (PHE), anak usaha Pertamina. "Kenaikan produksi juga berasal dari Blok Senoro yang telah beroperasi penuh. Pada kuartal I 2015, Senoro belum memberikan kontribusi ke Pertamina,” ujarnya.

Menurut Syamsu, produksi migas Pertamina berpotensi bertambah dari Lapangan Matindok di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah dan minyak dari Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. "Nantinya produksi minyak akan menjadi sebesar 308.000 BOPD dan gas sebesar 1.950 MMSCCFD," tandas Syamsu.

Sementara itu, untuk lapangan di luar negeri kontribusinya juga sudah semakin besar. "Total produksi saat ini untuk minyak sebesar 85.000 BOPD," jelas Syamsu.

Untuk mendukung kegiatan di sektor hulu, Pertamina sepanjang tahun ini mengalokasikan dana investasi untuk sektor hulu sebesar US$ 2,7 miliar atau sekitar Rp 35,64 triliun.

 

BeritaSatu.com

 

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan