NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Pejabat Daerah, TNI dan Polri Padati Rumah Danrem Tadulako

Reportase Senin, 21 /03/ 2016 01:30:25 5514 Pembaca  

Ilustrasi helikopter TNI. (REUTERS/Darren Whiteside)
Ilustrasi helikopter TNI. (REUTERS/Darren Whiteside)

Para pejabat daerah, TNI dan Polri di Sulawesi Tengah memadati Rumah Dinas Danrem 132 Tadulako Kolonel Inf Saiful Anwar di Jalan Suprapto, Kota Palu, Minggu malam (20/3).

Mereka yang datang menemui keluarga Saiful Anwar antara lain Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol Rudy Sufahriadi bersama jajarannya. Kapolres Palu AKBP Basya Radyananda, bersama jajarannya.

Berdasarkan pantauan di rumah duka sedang berlangsung pembacaan Surat Yasin. Akses jalan di Kelurahan Besusu tersebut juga sementara ditutup.

Sejumlah ruas jalan yang akan dilalui jenazah dari Bandara Mutiara Palu menuju kediaman Saiful Anwar juga dijaga aparat Polri.

Rencananya Saiful Anwar yang menjadi korban jatuhnya heli di Kelurahan Dusun Pattiro Bajo, Kelurahan Kasiguncu, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, pada Minggu sore tersebut akan disemayamkan di kediaman itu.

Namun belum diperoleh informasi apakah jenazah akan dievakuasi dari rumah sakit Poso langsung ke kediaman Danrem tersebut.

Sementara itu dari Rumah Sakit Wirabuana Palu, tampak belasan aparat TNI dan petugas para medis sudah bersiap-siap di rumah sakit tersebut untuk menjaga kemungkinan jika 13 jenazah tersebut dibawa ke rumah sakit milik TNI itu.

"Kami hanya bersiap-siap saja. Belum ada kabar pasti apakah jenazah tiba di sini atau tidak," kata seorang prajurit.

Sementara itu dari Poso diberitakan hingga Minggu malam pukul 21.15 WITA sudah 11 jenazah berhasil dievakuasi ke rumah sakit umum Poso.

Camat Poso Pesisir, Muhlis Saing, dihubungi dari Palu, Minggu malam mengatakan dari 11 jenazah tersebut belum dapat diketahui pasti siapa saja identitasnya. "Katanya ada 13 orang korban, tapi baru 11 yang dievakuasi ke rumah sakit sampai malam ini," ujarnya.

Lokasi jatuhnya heli hanya sekitar dua kilometer dari jalan trans Sulawesi. "Mobil pun bisa sampai ke lokasi," katanya.

Heli yang ditumpangi Danrem bersama sejumlah perwira lainnya serta kru penerbang jatuh Minggu sore sekitar pukul 17.20 WITA di kebun milik seorang warga, Arsad, di Dusun Pattiro Bajo, Kelurahan Kasiguncu, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso. (Antara/obs)


 

#HEADLINE

Soal Utang Nyaris Rp 4.000 T, Ekonom: Harus Dorong Produktivitas
BERITA TERKINI
BERITA PILIHAN

Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan