NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Metro Sulawesi

Bercanda Membawa Bom, Akhirnya Diciduk Petugas

Senin, 25 /01/ 2016 21:10:01 13008 Pembaca  

ilustrasi
ilustrasi

GORONTALO - Seorang pria berinisial ZN calon penumpang pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID 7702 tujuan Jakarta, Senin (25/1/2016) sore tadi dibatalkan penerbanganya oleh petugas bandara Jalaludin Gorontalo.

Pria ini di amankan petugas bandara karena mengaku membawa bom didalam tas bagasi miliknya. Satu jam sebelumnya kejadian serupa juga di lakukan oleh seorang pria calon penumpang garuda dengan tujuan Jakarta.

“Saat dilakukan pemeriksaan di lokasi ceck in bandara Jalaludin Gorontalo, pria ini mengaku tas bagasi miliknya selain berisikan pakaian dan alquran  juga terdapat bom,” ujar Yasir Hasan, pegawai Batik Air.

Tak hanya ZN, kelima rekannya pun harus di amankan petugas bandara dan penerbangannya juga dibatalkan.

“Ini merupakan upaya pencegahan yang dilakukan guna menjaga keselamatan penumpang, yang dilakukan ZN ini dinilai membahayakan,” ujar Achmad Tojali, petugas keamanan Bandara.

Petugas bandara juga mengaku, satu jam sebelum keberangkatan Batik Air, salah satu calon penumpang Garuda tujuan Jakarta dibatalkan penerbanganya karena bercanda kepada petugas bahwa didalam tasnya berisi bom.

Hingga kini kedua pelaku yang mengaku dalam tasnya berisi bom telah di amankan di Mapolres Gorontalo guna dilakukan pemeriksaan lanjutan.

Petugas bandara berharap masyarakat tidak lagi melakukan perbuatan ini karena dapat dipidana dengan pasal 437 ayat (1) undang-undang nomor 1 tahun 2009 tentang penerbangan dengan ancaman hukuman satu tahun penjara. [AB]

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan