NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Ledakan Bom Sarinah, Pak Jamal Tetap Kipas Sate

Nasional Jum'at, 15 /01/ 2016 02:22:19 18974 Pembaca  

Jamal (66) penjual sate di kawasan jalan Sabang, Jakarta Pusat yang tetap menjajakan usahanya meski ada aksi teror di kawasan Sarina Kamis (14/1/2016). (Photo : KOMPAS.com/Akhdi Martyn Pratama)
Jamal (66) penjual sate di kawasan jalan Sabang, Jakarta Pusat yang tetap menjajakan usahanya meski ada aksi teror di kawasan Sarina Kamis (14/1/2016). (Photo : KOMPAS.com/Akhdi Martyn Pratama)

Pak Jamal (66), penjual sate di Jalan Sabang, Jakarta Pusat, tetap mengipas sate di tengah ledakan bom di jalan MH Thamrin. Penjual sate ini menjadi pembicaraan di sosial media karena aksinya yang memutuskan tetap mengipas satenya di tengah ledakan bom.

Di temani istrinya, Heni (50), beliau mengaku kaget ketika mendengar ledakan yang pertama, pada pukul 10.40 WIB.

"Ada suara 'duaar'. Awalnya saya kira itu cuma suara petir, enggak lama ada suara itu lagi dan orang-orang pada lari, Baru deh saya tau kalo suara itu bom," kata Jamal, Kamis (14/1/2016).

Heni yang mendampingi Jamal mengatakan, sebenarnya mereka ingin melarikan diri saat terdengar ledakan. Namun hal itu diurungkan karena takut dagangan mereka dicuri.

"Kita pas denger suara yang kedua dan ngeliat orang-orang lari, awalnya sempet mau ikut lari juga. Cuma setelah inget dagangan, kita enggak jadi ikutan lari," ujar Heni, yang mengaku sudah berjualan di kawasan Sabang sejak 1974.

Di laporkan pada sore hari, aktivitas di Jalan Sabang sudah normal setelah ledakan dan baku tembak yang terjadi di dekat Pos Polisi Jalan MH Thamrin, Kamis (14/1/2016) siang. Sebelumnya, beberapa pedagang menutup dagangannya karena ketakutan. [Adjie]


 
BERITA TERKINI

#HEADLINE


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan